Wagub Nyanyang Kunjungi PT Free The Sea, Tinjau Industri Daur Ulang Sampah Plastik di Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Wagub Nyanyang Kunjungi PT Free The Sea, Tinjau Industri Daur Ulang Sampah Plastik di Batam

by BATAM NOW
11/Apr/2025 18:58
Wagub Nyanyang Kunjungi PT Free The Sea, Tinjau Industri Daur Ulang Sampah Plastik di Batam
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura melakukan kunjungan ke PT. Free The Sea yang berlokasi di Panbil Industrial Park, Kota Batam, pada Jumat (11/04/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur turut didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, GM PT Free The Sea, serta perwakilan HRD dari PT Free The Sea dan PT WIK.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau langsung proses industri pengolahan sampah plastik menjadi barang baru yang memiliki nilai ekonomis. PT Free The Sea diketahui telah menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas lokal di Batam untuk mengumpulkan botol plastik dari sampah rumah tangga dan mendaur ulangnya menjadi beragam produk, terutama coffee maker.

“Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi kegiatan pengolahan sampah seperti ini, karena merupakan komitmen yang luar biasa, di mana perusahaan menggunakan bahan baku dari sampah plastik dan mengolahnya menjadi material baru yang bernilai tinggi,” ujar Wakil Gubernur Nyanyang.

 

1 of 3
- +

Wagub Nyanyang menuturkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta merupakan salah satu faktor penting dalam menyelesaikan persoalan sampah plastik.

Baca Juga:  Capai Target Vaksinasi, Optimalkan PPKM Mikro. Gubernur Ansar Yakin Covid-19 Menurun di Kepri

“Kolaborasi antarsektor menjadi faktor yang sangat penting dalam mengatasi persoalan sampah. Setiap upaya penanganan sampah plastik harus dilakukan secara kolaboratif dari hulu ke hilir. Jika kita berjalan sendiri, akan memakan waktu lebih lama untuk mengatasi masalah yang tentu akan semakin menumpuk,” jelasnya.

Ia menambahkan, sampah plastik yang tidak dikelola dapat mencemari lingkungan dan menjadi mikroplastik. Hal ini akan menjadi masalah besar.

“Selain kolaborasi, kita juga harus memiliki kesadaran akan tanggung jawab terhadap lingkungan, karena anak cucu kita akan hidup dari lingkungan yang kita jaga mulai sekarang,” tutup Wagub Nyanyang. (*)

Berita Sebelumnya

Pemko Batam Anggarkan Pagu Survei Potensi Parkir Rp 710 Juta, Begini Penjelasan Kadishub Salim

Berita Selanjutnya

TLRHP Tertinggi di Sumatera, Kepri Tunjukkan Komitmen Akuntabilitas Keuangan

Berita Selanjutnya
TLRHP Tertinggi di Sumatera, Kepri Tunjukkan Komitmen Akuntabilitas Keuangan

TLRHP Tertinggi di Sumatera, Kepri Tunjukkan Komitmen Akuntabilitas Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com