SMSI Bintan dan GAN Kepri Lawan Premanisme Lewat Edukasi dan Kolaborasi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

SMSI Bintan dan GAN Kepri Lawan Premanisme Lewat Edukasi dan Kolaborasi

28/Mei/2025 19:34
SMSI Bintan dan GAN Kepri Lawan Premanisme Lewat Edukasi dan Kolaborasi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Tanjungpinang – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bintan, Ramdan, menjadi salah satu pemateri dalam diskusi Ngobrol Perkara Indonesia (Ngopi) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Gaung Anak Negeri (DPP GAN) Kepri, Rabu (28/05/2025).

Diskusi yang berlangsung di Kedai Kopi Batman, Tanjungpinang, ini mengangkat tema “Menggugat Premanisme di Era Digital” dan juga menghadirkan narasumber dari Polres Bintan, yakni Iptu Surya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh LSM, perwakilan mahasiswa, serta pegiat media, sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye nasional anti-premanisme yang saat ini tengah digalakkan pemerintah.

Ketua GAN Kepri, Juandi, mengatakan bahwa premanisme merupakan fenomena sosial yang kompleks.

Menurutnya, praktik premanisme tidak hanya mengancam keamanan masyarakat, tetapi juga memengaruhi dinamika politik dan sosial secara luas.

“Dalam beberapa tahun terakhir, premanisme bahkan telah menjalar ke media sosial, menciptakan ruang baru bagi intimidasi dan kekerasan verbal. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan harus dilakukan secara menyeluruh dan kolaboratif,” ungkap Juandi.

Baca Juga:  Budiman Sudjatmiko Bicara Soal Revolusi Teknologi di Depan Pimpinan Perusahaan Pers se-Indonesia

Sementara, Ketua SMSI Kabupaten Bintan, Ramdan menambahkan, diskusi ini bertujuan untuk menggali perspektif dari berbagai pihak guna mencari solusi konkret yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sosial dan digital masyarakat.

“Kami ingin membangun ruang diskusi yang aman, inklusif, dan produktif untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya premanisme serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mencegah dan menanggulanginya,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang kolaborasi antara unsur masyarakat sipil, aparat kepolisian, dan media dalam memperkuat kesadaran kolektif terhadap isu premanisme yang kian berkembang, terutama di era digital yang serba terbuka. (*)

Berita Sebelumnya

Ombudsman Kepri Desak Transparansi BP Batam Jelaskan Isu Penggantian Pengelola Pelabuhan Batu Ampar

Berita Selanjutnya

Anggota DPRD Batam Mangihut Rajagukguk Diputuskan Melanggar Etik, Disanksi Peringatan Tertulis

Berita Selanjutnya
Anggota DPRD Batam Mangihut Rajagukguk Diputuskan Melanggar Etik, Disanksi Peringatan Tertulis

Anggota DPRD Batam Mangihut Rajagukguk Diputuskan Melanggar Etik, Disanksi Peringatan Tertulis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com