BatamNow.com – Pulau Nirup, salah satu pulau kecil di gugusan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, akan segera meresmikan The Westin Hotel & Resort sebagai destinasi wisata baru.
Peresmian itu dihadiri oleh Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu.
Pulau yang berjarak sekitar 13 kilometer dari Pantai Sentosa, Singapura, itu kini telah berubah wajah menjadi kawasan wisata eksklusif.
Menempati lahan seluas kurang lebih 20 hektare, Nirup menyuguhkan lanskap hijau khas kepulauan tropis.
Di atasnya berdiri resor mewah dan fasilitas spa yang dikelola oleh jaringan internasional The Westin, lengkap dengan deretan vila privat yang menyasar segmen wisatawan kelas atas.
Letaknya yang hanya 10 menit dari Batam menambah daya tarik pulau tersebut. Menurut sejumlah pihak, pengembangan Nirup ditujukan untuk memperkuat positioning pariwisata Indonesia di kawasan regional, terutama untuk wisata berbasis keberlanjutan.
Meski peresmian dijadwalkan hari ini Selasa (03/06/2025), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Widiyanti Putri Wardhana, dipastikan tidak hadir dalam agenda tersebut.
Hingga berita ini dipublikasikan, BatamNow.com mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Komisaris PT Tritunas Sinar Benua selaku pengembang Pulau Nirup, Jimmi Ho, terkait alasan ketidakhadiran Menparekraf dalam peresmian itu. Namun belum dijawab.
Sebelumnya, pada 1 Januari 2024, Menparekraf saat itu, Sandiaga Salahuddin Uno, sempat mengunjungi Pulau Nirup dan menyatakan kekagumannya atas konsep pembangunan yang mengusung prinsip wisata berkelanjutan.
“Ini bisa menjadi contoh destinasi wisata hijau yang ramah lingkungan. Di sini, tidak ada setetes air pun yang tidak dikelola secara bertanggung jawab,” ujar Sandiaga ketika itu.
Konsep wisata hijau yang diterapkan di Pulau Nirup mencerminkan paradigma baru dalam pengembangan pariwisata nasional: tidak sekadar menjual panorama, tetapi juga menyentuh aspek ekologi, budaya, dan ekonomi lokal secara holistik.
Jika berjalan sesuai rencana, Pulau Nirup digadang-gadang akan menjadi ikon wisata baru Indonesia, sekaligus model ideal destinasi berkelanjutan di tengah tantangan global perubahan iklim dan krisis lingkungan. (A)

