BatamNow.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak pagi hari menyebabkan tembok penahan tanah di dekat Simpang Bengkong Harapan, Batam, ambruk pada Senin pagi (11/08/2025).
Insiden di persimpangan empat yang biasa disebut Simpang Pant*k tersebut, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan mengakibatkan sebagian badan jalan ditutup sementara oleh petugas.

Tembok yang roboh itu memiliki panjang kurang lebih 150 meter dan berada tepat di sisi Hotel Andi.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa dinding tersebut tiba-tiba runtuh usai hujan deras yang berlangsung sejak dini hari tanpa henti.
@batamnow Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak pagi hari menyebabkan tembok penahan tanah di dekat Simpang Bengkong Harapan, Batam, ambruk pada Senin pagi (11/08/2025). Insiden di persimpangan empat yang biasa disebut Simpang Pant*k tersebut, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan mengakibatkan sebagian badan jalan ditutup sementara oleh petugas. Tembok yang roboh itu memiliki panjang kurang lebih 150 meter dan berada tepat di sisi Hotel Andi. Warga sekitar mengungkapkan bahwa dinding tersebut tiba-tiba runtuh usai hujan deras yang berlangsung sejak dini hari tanpa henti. Tak hanya menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jalan, ambruknya tembok itu juga membuat sejumlah reklame kecil di sekitar lokasi ikut miring, diduga akibat pergeseran tanah yang terjadi bersamaan dengan robohnya dinding tersebut. “Setelah hujan reda, tembok itu ambruk begitu saja. Tiba-tiba tanahnya ambles,” ujar seorang warga yang berada di lokasi kejadian. Baca selengkapnya melalui link di Bio. #batam #rempang #galang #barelang #batamnow #batamdaily #batamhits #batampunyacerita #semuatentangbatam #batamsirkel #batamnews #batamhariini #fyp #fypシ #fypシ゚viral ♬ original sound – BatamNow.com
Tak hanya menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jalan, ambruknya tembok itu juga membuat sejumlah reklame kecil di sekitar lokasi ikut miring, diduga akibat pergeseran tanah yang terjadi bersamaan dengan robohnya dinding tersebut.
“Setelah hujan reda, tembok itu ambruk begitu saja. Tiba-tiba tanahnya ambles,” ujar seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Laporan mengenai peristiwa ini telah diteruskan warga kepada Camat Bengkong.
Menindaklanjuti hal tersebut, aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung turun ke lapangan dan memasang pembatas jalan atau road barrier dari plastik guna menutup sebagian akses Jalan Bengkong Baru untuk sementara waktu. (A)

