BatamNow.com – PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung budaya hidup sehat dan preventif melalui penyediaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di 10 kota besar di Indonesia.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program tahunan Prodia Healthy & Fun with Community (PHFC), yang mengajak komunitas lokal untuk lebih peduli terhadap pentingnya deteksi dini dan pemantauan kesehatan secara berkala.
PHFC digelar dalam format roadshow di berbagai kota, yakni Batam, Makassar, Balikpapan, Palembang, Jakarta, Solo, Bandung, Semarang, Malang, dan Denpasar.
Setelah sukses terlaksana di dua kota awal, yaitu Makassar dan Balikpapan, PHFC melanjutkan rangkaian acara di Batam dengan berkolaborasi bersama komunitas Suka Lari Batam.
Inisiasi ini juga sejalan dengan tema tahunan Prodia bertajuk Sustainability for Healthy Community yang menekankan pentingnya keberlanjutan dalam membangun masyarakat yang lebih sehat.
Dengan menggandeng komunitas lokal, Prodia berharap dapat menjalin hubungan yang lebih dekat dan berkesinambungan, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan melalui langkah-langkah preventif yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas aktif berkesempatan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, mencakup pemeriksaan glukosa sewaktu, fungsi hati (GPT), dan kolesterol total.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan, bukan hanya pengobatan, dalam menjaga kualitas hidup.
“Kami percaya bahwa layanan kesehatan preventif harus bisa diakses oleh siapa saja dan di mana saja. Melalui PHFC, kami ingin memperkenalkan bahwa check-up kesehatan tidak harus rumit atau menakutkan. Justru bisa menjadi bagian dari gaya hidup aktif dan menyenangkan, khususnya bersama komunitas,” ujar Reskia Dwi Lestari, Marketing Communications Manager Prodia, Minggu (11/08/2025).
Lebih lanjut, Reskia menambahkan bahwa kolaborasi dengan komunitas lokal bukan hanya memperluas jangkauan edukasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan.
“Dengan memberikan akses pemeriksaan gratis, kami berharap masyarakat bisa lebih memahami kondisi kesehatannya sejak dini dan mengambil langkah preventif lebih awal,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan PHFC juga dikemas secara interaktif dan edukatif, menggabungkan unsur olahraga, hiburan, serta edukasi ringan seputar kesehatan. Konsep ini dihadirkan agar masyarakat dapat terlibat aktif sambil memperoleh manfaat langsung dari layanan yang disediakan.
Melalui kegiatan ini, Prodia menegaskan perannya sebagai mitra kesehatan terpercaya yang tidak hanya menyediakan layanan laboratorium berkualitas, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan preventif di tengah masyarakat Indonesia.
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi.
Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut.
Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara.
Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”.
Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham.
Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 31 Mei 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 376 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre. (A)



