Batam Raih Kota Layak Anak Predikat Nindya: 305 Kasus Kekerasan Anak Terjadi pada 2024 - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Batam Raih Kota Layak Anak Predikat Nindya: 305 Kasus Kekerasan Anak Terjadi pada 2024

11/Agu/2025 19:00
Batam Raih Kota Layak Anak Predikat Nindya: 305 Kasus Kekerasan Anak Terjadi pada 2024

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra (kedua dari kiri) menerima penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, pada Jumat (08/08/2025) di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat. (F: Media Center Pemko Batam)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kota Batam kembali meraih penghargaan Kategori Nindya dalam ajang Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI.

Penganugerahan ini dilangsungkan pada Jumat, 8 Agustus 2025, di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir langsung menerima penghargaan tersebut, mewakili Pemerintah Kota Batam.

Dalam keterangannya yang dimuat di laman resmi Media Center Pemko Batam (11/08/2025), Li Claudia menyebut bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan hanya sekadar prestasi, tapi juga pengakuan atas komitmen bersama seluruh elemen di Kota Batam dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak,” ujarnya.

Capaian dan Kategori Penghargaan

Pada tahun 2025, Batam meraih skor 770,16 dari total 1.000 poin, yang mengukuhkannya di Kategori Nindya—tingkat ketiga dalam hierarki KLA, setelah Utama dan Paripurna.

Tingkat penghargaan KLA terdiri atas lima kategori, dari yang tertinggi ke terendah:

  1. Paripurna
  2. Utama
  3. Nindya
  4. Madya
  5. Pratama.

Batam belum berhasil naik ke Kategori Utama, yang diraih oleh sejumlah daerah lain seperti:

  • Kota Surabaya
  • Kota Bandung
  • Kota Semarang
  • Kabupaten Sleman
  • Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Kategori Paripurna—penghargaan tertinggi—diraih oleh:

  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Depok
  • Kota Balikpapan
  • Kabupaten Sleman (naik dari kategori Utama sebelumnya).

Kekerasan Anak Masih Tinggi di Batam

Meskipun menerima penghargaan, angka kekerasan terhadap anak di Kota Batam masih tergolong tinggi.

Data Tahun 2024

Berdasarkan catatan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Batam, sepanjang tahun 2024 tercatat 305 kasus kekerasan terhadap anak, termasuk:

  • 86 kasus kekerasan fisik
  • Sisanya terdiri atas kekerasan seksual, psikis, dan penelantaran anak.

Data Tahun 2025 (Januari–Juli)

Sementara hingga Juli 2025 saja, telah tercatat 173 kasus kekerasan terhadap anak, terdiri dari:

  • 149 kasus kekerasan fisik
  • 24 kasus lainnya termasuk kekerasan psikis dan seksual.

Dari jumlah tersebut, hanya 47 kasus yang dilaporkan dan berlanjut ke proses hukum di Pengadilan Negeri Batam.

“Tahun 2025 yang sampai ke pengadilan hanya 47 kasus,” kata Dedy Suryadi, Kepala UPTD PPA Kota Batam, Senin (11/08/2025).

Upaya Pencegahan dan Tantangan

Untuk pencegahan, tanggung jawab berada pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3P2&KB) Kota Batam, khususnya di Bidang Pemenuhan dan Perlindungan Khusus Anak (PPKK).

Sementara UPTD PPA hanya menangani kasus dan pendampingan korban.

Sayangnya, hingga berita ini dimuat, Kepala Dinas P3P2&KB, Novi Harmadyastuti, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp.

Apakah Batam Layak Menerima Nindya?

Tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap anak memunculkan pertanyaan kritis dari masyarakat.

Apakah Kota Batam akan dapat menerima penghargaan KLA kategori Utama, sementara angka kekerasan masih tinggi dan belum menunjukkan penurunan yang signifikan?

Menurut refrensi yang diperoleh BatamNow.com, bahwa penghargaan KLA diberikan tidak semata berdasarkan angka kasus, melainkan penilaian atas kebijakan, sistem, program pencegahan, mekanisme penanganan, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kota yang ramah anak. (A)

Berita Sebelumnya

Prodia Gandeng Komunitas Suka Lari Batam, Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Selanjutnya

LAM Batam Siapkan Maklumat dan Sumpah Setia Jelang Milad ke-25

Berita Selanjutnya
LAM Batam Siapkan Maklumat dan Sumpah Setia Jelang Milad ke-25

LAM Batam Siapkan Maklumat dan Sumpah Setia Jelang Milad ke-25

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com