Sejumlah SPBU di Batam Kosong Pertamax, Pertamina: Awal Desember Baru Normal Kembali - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Sejumlah SPBU di Batam Kosong Pertamax, Pertamina: Awal Desember Baru Normal Kembali

by BATAM NOW
17/Nov/2025 16:12
BPH Migas Minta Pertamina Monitor dan Amankan Stok. Agustiawan: Sampai Desember Penyaluran BBM Dijamin Terkendali
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Para konsumen pemilik kendaraan dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertamax dan Pertamax Turbo saat ini harus bersabar menunggu pasokan bensin Pertamax yang stoknya kosong di sejumlah SPBU di Batam.

Sebab menurut Sales Manager PT Pertamina Patra Niaga Kepulauan Riau (Kepri), Bagus Handoko, saat ini tengah diupayakan perbaikan supply chain Pertamax dan Pertamax Turbo secara nasional, dan diperkirakan baru normal kembali di awal Desember 2025.

“Semoga segera normal di awal Desember sehingga momentum Nataru bisa dinikmati tanpa kendala BBM,” kata Bagus kepada BatamNow.com melalui pesan di WhatsApp, Senin (17/11/2025).

Menurutnya, penyebab kelangkaan BBM jenis Pertamax adanya gangguan supply chain atau rantai pasok yang mengelola seluruh aktivitas mulai dari hulu (pengeboran minyak dan gas) hingga hilir.

“Penyebabnya adalah gangguan supply chain Nasional atas produk Pertamax dan Pertamax Turbo, salah satu imbas dari beralihnya konsumen SPBU Non Pertamina karena terkait kuota import,” jelasnya.

Kekosongan Pertamax dan Pertamax Turbo di SPBU itu, diketahui sejak bulan Oktober. Dikonfirmasi kala itu, Bagus mengatakan bahwa kekosongan Pertamax sudah mulai membaik, namun kini kekosongan terjadi lagi.

“Suplai BBM jenis Pertamax diperkirakan akan normal mulai 29 Oktober 2025” kata Bagus kepada BatamNow.com, Sabtu (25/10/2025).

Menurutnya, kekosongan itu merupakan isu nasional, memang wilayah Regional Bagian Utara sedikit lebih terdampak karena dominasi produknya dari import. (A)

Berita Sebelumnya

Batam Hendaknya Belajar dari Kasus Cesium-137

Berita Selanjutnya

BC Batam Tangkap 1,5 Kg Narkotika dalam 2 Minggu: 1 Kg Sabu Ditemukan Mengapung di Laut

Berita Selanjutnya
BC Batam Tangkap 1,5 Kg Narkotika dalam 2 Minggu: 1 Kg Sabu Ditemukan Mengapung di Laut

BC Batam Tangkap 1,5 Kg Narkotika dalam 2 Minggu: 1 Kg Sabu Ditemukan Mengapung di Laut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com