Konsumen Protes Kekosongan Pertamax di Batam, Negara Dinilai Absen - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Konsumen Protes Kekosongan Pertamax di Batam, Negara Dinilai Absen

by BATAM NOW
18/Nov/2025 10:49
Tak Sampai Sebulan, Harga BBM Nonsubsidi Naik Lagi. Batam Termasuk Daerah Termahal

Ilustrasi. Dispenser BBM jenis Pertamax Turbo di salah satu SPBU di Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Stok bensin Pertamax dan Pertamax Turbo di sejumlah SPBU di Batam dalam sepekan terakhir dilaporkan kosong.

Kondisi ini memicu protes keras konsumen, terutama pengguna kendaraan bermesin modern.

“Kami biasa pakai Pertamax, sekarang kosong. Pakai Pertalite bisa gangguan pada mesin,” keluh Pardosi dan Ratno di Sagulung.

Warga lainnya, Namro dan Pambudi Santosa, menilai Pertamina tidak profesional karena gagal melayani konsumen non-subsidi.

Kritik juga datang dari Kasmono, pemilik Toyota Fortuner: “Apakah karena tak bisa dioplos lagi sehingga stok kosong cukup lama? Konsumen dirugikan”.

Baca Juga:  Sejumlah SPBU di Batam Kosong Pertamax, Pertamina: Awal Desember Baru Normal Kembali

Konsumen menekankan bahwa Pertamax adalah BBM non-subsidi yang seharusnya memberi keuntungan bagi Pertamina, untuk membayar gaji dan tantiem buat para direksi dan komisaris namun pengadaannya dan pelayanan kepada konsumen justru bermasalah.

Para konsumen meminta pemerintah mengevaluasi kekosongan ini karena mengganggu mobilitas dan roda perekonomian Batam. “Kekosongan bensin begini harus cepat diatasi, karena berdampak luas bagi aktivitas masyarakat,” ujar pemerhati konsumen, Sumanto.

Sales Manager PT Pertamina Patra Niaga Kepri, Bagus Handoko, menjelaskan kekosongan Pertamax dan Pertamax Turbo akibat gangguan supply chain nasional. “Ini imbas beralihnya konsumen SPBU non-Pertamina terkait kuota impor,” kata Bagus.

Ia menambahkan, pasokan diperkirakan kembali normal awal Desember 2025. (A)

Berita Sebelumnya

Ketua Umum PWI Ingatkan Wartawan Wajib Adaptif, Junjung Integritas, dan Perangi Hoaks

Berita Selanjutnya

Disuruh Re-ekspor, Tiga Importir Malah Membandel Pasok e-Waste ke Batam: Ada Apa?

Berita Selanjutnya
74 Kontainer Limbah B3 Asal Amerika Ditindak di Batam, Re-Ekspor Menunggu Kapal

Disuruh Re-ekspor, Tiga Importir Malah Membandel Pasok e-Waste ke Batam: Ada Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com