Masalah Persampahan di Batam, Rikson Tampubolon: Bukan Tiba-tiba Tapi Kegagalan Sistematis Bertahun - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Masalah Persampahan di Batam, Rikson Tampubolon: Bukan Tiba-tiba Tapi Kegagalan Sistematis Bertahun

by BATAM NOW
24/Nov/2025 14:42
Masalah Persampahan di Batam, Rikson Tampubolon: Bukan Tiba-tiba Tapi Kegagalan Sistematis Bertahun

Truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kota Batam mengangkut sampah di salah satu perumahan. Terlihat muatan melebihi dimensi bak truk. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kota Batam kini disorot karena masalah pengelolaan persampahan. Tumpukan sampah terlihat di berbaga sudut kota, TPA Telaga Punggur nyaris penuh, keterbatasan armada pengangkut, hingga bau menyengat mulai menjadi keluhan harian warga.

Menanggapi situasi ini, akademisi dan analis kebijakan publik Batam, Rikson P Tampubolon SE MSi menilai bahwa kondisi yang terjadi hari ini adalah puncak dari masalah yang dibiarkan bertahun-tahun sejak kepemimpinan sebelumnya.

“Krisis sampah ini tidak muncul tiba-tiba. Ini buah dari pembiaran panjang dan lemahnya tata kelola selama bertahun-tahun. Kita melihat kegagalan sistematis dalam perencanaan, pengawasan, dan pengelolaan anggaran lingkungan,” ujar Rikson yang juga Direktur Eksekutif Batam Labor and Public Policy (BALAPI), Senin (24/11/2025).

Rikson Pandapotan Tampubolon, Dosen; Direktur Eksekutif Batam Labor and Public Policies; Konsultan; Pengamat Kebijakan Publik. (F: Dok. Pribadi)

Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam tahun 2025 mencatat timbulan sampah mencapai 1.180 ton per hari, naik drastis dari 813 ton per hari pada 2017.

Namun sistem pengelolaannya seperti masih berjalan dengan pola lama. Armada pengangkut yang berusia hampir sepuluh tahunan mencapai lebih dari 80 persen dan sering mengalami kendala, hingga munculnya tempat pembuangan sementara (TPS) liar di berbagai titik sudut kota.

Rikson juga menilai bahwa darurat pengelolaan sampah ini bukan hanya masalah kebersihan, tetapi masalah tata kelola pemerintahan (good governance).

“Kalau persoalan paling dasar seperti sampah saja gagal diurus, bagaimana mungkin Batam bermimpi menjadi kota bandar dunia madani. Kepemimpinan baru Amsakar Achmad dan Li Claudia harus berani melakukan koreksi total, termasuk membongkar akar masalah yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya,” tegasnya.

 

Sorotan juga muncul karena dalam waktu yang bersamaan, DLH sedang diperiksa Satreskrim Polresta Barelang soal dugaan penyimpangan retribusi sampah.

Sementara ratusan kontainer berisi sampah internasional juga kini menumpuk di Pelabuhan Batu Ampar, menambah permasalahan.

“Ini ironis. Sampah dari luar negeri masuk, sementara sampah kita sendiri tidak tertangani. Ini tamparan keras dan harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk menegakkan integritas tata kelola. Penegak hukum wajib turun tangan secara serius. Tentunya kita tak mau Batam dijadikan tempat sampah global,” tambah Rikson.

Truk sampah Pemko Batam, terkapar tengkurap di Jalan Sudirman dekat Laluan Madani, Kamis (30/05/2024). (F: ist)

Di akhir pernyataannya, Rikson menegaskan bahwa krisis sampah ini adalah pertaruhan reputasi kepemimpinan Amsakar–Li Claudia.

“Darurat sampah adalah ujian kepemimpinan dan moral politik. Publik menunggu apakah pemimpin baru mampu menciptakan perubahan nyata atau justru mengulang kegagalan masa lalu. Jangan sampai kita hanya dapat pemimpin yang hanya bisa omon-omon,” tutupnya. (A)

Berita Sebelumnya

Azhari Hamid Minta Kepala BP Batam Desak Importir Segera Re-ekspor Limbah Elektronik 613 Kontiner

Berita Selanjutnya

Warga Tanjung Uma Krisis Air Datangi PT ABH, Menanti Realisasi Program Prioritas Amsakar-Li Claudia

Berita Selanjutnya
Warga Tanjung Uma Krisis Air Datangi PT ABH, Menanti Realisasi Program Prioritas Amsakar-Li Claudia

Warga Tanjung Uma Krisis Air Datangi PT ABH, Menanti Realisasi Program Prioritas Amsakar-Li Claudia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com