MV Elsa Regent yang Terbakar di Galangan ASL Kapal Survei Seismik Milik Elnusa Tidak Bermuatan Minyak Mentah - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

MV Elsa Regent yang Terbakar di Galangan ASL Kapal Survei Seismik Milik Elnusa Tidak Bermuatan Minyak Mentah

by BATAM NOW
27/Jan/2026 12:39
Terjadi Lagi, Kapal Elsa Regent Kebakaran di PT ASL Shipyard Batam, Kapolsek Batu Aji: Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran kapal MV Elsa Regent di kawasan PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Kota Batam, Minggu (25/01/2026). (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – PT Elnusa Tbk mengklarifikasi bahwa MV Elsa Regent yang kebakaran di PT ASL Shipyard Indonesia, Kota Batam, merupakan kapal survei seismik dan research vessel, serta tidak bermuatan minyak mentah.

Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Diky Wijaya dalam publikasinya terkait kejadian kebakaran kapal ini menyinggung kemungkinan residu minyak dalam kapal.

Terlihat Diky mempublikasi kejadian ini lewat video di akun Instagram miliknya.

Unggahan Kadisnakertrans Kepri Diky Wijaya soal ledakan Kapal MV Elsa Regent di PT ASL Shipyard Indonesia, Kota Batam. (F: Instagram/ @wijaya.diky)

Sementara Kadisnaker Kota Batam, Yudi Suprapto tak bersuara atas kejadian ini.

MV Elsa Regent milik PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) yang merupakan anak perusahaan PT Elnusa Tbk –anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam subholding upstream Pertamina, bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi.

MV Elsa Regent dioperasikan untuk memetakan potensi cadangan minyak bawah laut.

General Manager Business Support PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) saat dikonfirmasi BatamNow.com, menjelaskan bahwa MV Elsa Regent berada di ASL Shipyard karena hanya galangan kapal tersebut memiliki draft sandar yang sesuai dengan spesifikasi MV Elsa Regent.

“Elnusa Trans Samudera merupakan anak perusahaan PT Elnusa Tbk. MV Regent berada di sana dikarenakan hanya PT ASL yang memiliki draft sandar yang sesuai dengan spesifikasi MV Elsa Regent,” ujar Sigit kepada BatamNow.com, melalui pesan WhatsApp.

Meski demikian Sigit tidak menyebutkan apakah kapal itu memiliki kru yang aktif atau tidak.

@batamnow Terjadi lagi kebakaran kapal di PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batam. Kali ini, kapal Elsa Regent yang dilalap api, Minggu (25/01/2026). Pantauan BatamNow.com di lokasi, mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke PT ASL Shipyard. Informasinya ada tiga unit mobil Damkar yang memadamkan api yang melalap bagian dek atas kapal.   Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subageyo mengatakan kebakaran kapal Elsa Regent milik PT Elnusa Trans Samudra itu berhasil dipadamkan sekira pukul 16.00 WIB. “Kalau untuk ledakan, tidak ada. Karena tidak ada kegiatan di atas. Dari K3 menyatakan tidak ada korban juga atas kejadian ini,” jelasnya kepada wartawan di kawasan PT ASL Shipyard Indonesia. Menurut Bayu, kapal Elsa Regent yang biasa digunakan untuk survei kelautan itu sudah lima tahun parkir di galangan kapal PT ASL sebelum terjadi kebakaran.   Soal informasi dugaan kapal memuat minyak mentah, ia belum bisa memastikan. “Informasi itu saya belum dapat. Coba saya selidiki lagi. Tapi dari PT bilang kapal ini ada sebelum parkir di sini tugasnya survei-survei begitu, mungkin survei kabel serat optik di dalam laut. Tadi dari pihak ASL menyatakan seperti itu,” terang Bayu. Di lain kesempatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dicky Wijaya mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Ia mengatakan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran kapal Elsa Regent. “Tidak ada korban luka atau apapun karena kapal tersebut dalam keadaan kosong,” kata Dicky kepada BatamNow.com, Minggu (25/01). Kini, ujarnya, pengawas masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebarakan kapal Elsa Regent. “Kapal tersebut sudah cukup lama, sudah tiga tahun di dok, di PT ASL,” terangnya. “Penyebabnya masih kita selidiki apakah hasil residu uap karena memang kapal itu bekas kapal muatan minyak mentah,” tambahnya. Dicky menyebutkan, Disnakertrans Kepri akan terus mengawasi pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PT ASL Shipyard Indonesia. “Intinya kami dari Dinas Tengah Kerja Provinsi Kepulauan Riau, pengawasan, selalu melakukan pengawasan secara efektif dalam pelaksanaan K3 yang ada di PT ASL,” ujarnya. Diberitakan, sudah beberapa kali terjadi ledakan maupun kebakaran kapal di PT ASL Shipyard. Sebelum ini, MT Federal II meledak di PT ASL Shipyard terjadi pada 15 Oktober 2025 dan menewaskan 14 pekerja. Kapal yang sama, juga meledak pada 24 Juni dan menewaskan empat orang. Dua orang ditetapkan tersangka dalam kasus ledakan pertama dan kini dalam proses persidangan. Baca beritanya di BatamNow.com #batam #batamnow #batamtiktok #fyp #batamhits ♬ News, news, seriousness, tension(1077866) – Lyrebirds music

Potensi Proyek Kosong: Kapal Parkir

Ia juga mengatakan dalam kurun waktu 4 tahun tidak ada potensi proyek yang sesuai dengan kapasitas MV Elsa Regent sehingga kapal itu terparkir.

Baca Juga:  Tangis Keluarga Pecah di Lorong Kamar Jenazah RS Mutiara Aini Batam, Menanti Korban Ledakan Kapal Federal II

Ditambahkan Sigit, kini pihak perusahaan melakukan proses investigasi atas peristiwa kebakaran MV Elsa Regent dan akan mengambil tindakan berdasarkan hasil investigasi nanti.

“Kami memastikan kejadian tersebut tidak mengganggu kinerja operasional dan terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dalam setiap aktivitas operasional perusahaan,” pungkasnya.

Diberitakan, kebakaran MV Elsa Regent di Jetty Maclane Blok D PT ASL Shipyard Indonesia Batam terjadi pada Minggu (25/01/2026).

@batamnow Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizky Subagyo mengatakan tak ada aktivitas di Kapal Elsa Regent saat mengalami kebakaran di PT ASL Shipyard Indonesia Batam, pada Minggu (25/01/2026). Kapal milik PT Elnusa Trans Samudera itu disebut parkir selama lima tahun dalam keadaan terkunci dan tidak ada aktivitas saat main deck Elsa Regent kebakaran. “Tadi pada tanggal 25 Januari 2026, sekitar jam 14.00 terjadi kebakaran di Jetty Maclane Blok D PT ASL Syiphard Kapal Elsa Regent milik PT Elnusa Trans Samudera. Untuk kejadian pada sore hari ini tidak ada korban,” ujar AKP Bayu Rizky kepada wartawan di Mapolsek Batu Aji, Minggu (25/01). Ia melanjutkan, pihaknya kini menyelidiki penyebab kebakaran kapal itu. “Untuk dugaan,sementara kita masih dalam penyelidikan, tapi untuk informasi bahwasannya di kapal tersebut tidak ada aktivitas sama sekali dan tidak ada aliran listrik,” jelas Bayu. “Kapal tersebut sudah parkir 5 tahun di jetty tersebut dan keadaan terkunci ketika dipadamkan dan pintu akses masuk ke ke main deck tersebut itu dikunci dan kuncinya dipegang oleh kantor,” lanjutnya. Bayu juga mengatakan tidak ditemukan minyak mentah di dalam kapal yang terbakar itu. “Kalau untuk minyak mentah kita tidak temukan di dalam kapal. Hanya saja tadi kita lakukan oleh TKP di atas, kita temukan di atas terdapat banyak kabel tembaga,banyak kabel tembaga di bagian dek atas, Karena titik apinya itu berada di top main deck, bagian atas. Jadi langsung kena sinar matahari bagian atas, dugaan sementara itu tapi masih dilakukan pendalaman,” ujarnya. Informasi dari perusahaan kepada polisi, kapal Elsa Regent digunakan untuk kegiatan eksplorasi. “Untuk kapal tersebut untuk eksplorasi jaringan atau kapal surveyor,” tutupnya. Baca beritanya di BatamNow.com #batam #batamnow #batamtiktok #fyp #batamhits ♬ original sound – BatamNow.com

Mangkrak atau Parkir?

Almidin seorang praktisi perkapalan di Batam mengatakan ,pihak Elnusa meski menjelaskan ke publik apakah MV Elsa dalam posisi parkir di dermaga (berth) tanpa kru di atas kapal.

“Kalau kapal itu tidak dijaga oleh kru kapal selama 5 tahun, berarti kapal dalam kondisi mangkrak, ini aset negara yang harus dirawat setiap hari dan menjadi pertanyaan besar mengapa bisa terbakar tak ada kegiatan di atas kapal,” ujarnya.

Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizky Subagyo mengatakan tak ada korban jiwa dalam kebakaran yang menghanguskan bagian top main deck kapal tersebut.

Kini polisi masih mendalami penyebab kebakaran kapal tersebut.

Penelusuran dari berbagai sumber, MV Elsa Regent dengan IMO: 9017757 dibuat pada tahun 1992 (sekitar 34 tahun).

Kapal ini memiliki panjang ± 92,5 meter dengan lebar (Beam): ± 20,0 meter, gross tonnage ± 6.398 GT, dan deadweight (DWT) ± 2.926 ton.
Liputan6

Tak Sampai Setahun, Tiga Kali Kebakaran di ASL Shipyard

Kejadian kebakaran kapal ini yang ketiga dalam rentang waktu tak sampai satu tahun di galangan kapal ASL.

Sebelumnya MT Federal II meledak dan mengalami kebakaran di PT ASL Shipyard terjadi pada 15 Oktober 2025 atau sekitar tiga setengah bulan yang lalu, dan menewaskan 14 pekerja. Dalam kasus ini, polisi menetapkan tujuh tersangka.

Ketujuh tersangka terdiri empat orang warga negara asing (WNA) masing-masing berinisial ADL dan NAC warga Singapura selaku manajer dan asisten manajer, DRAD warga Filipina sebagai manajer HSE, dan KDG warga Korea Selatan sebagai manajer komersial, serta tiga WN Indonesia masing-masing berinisial berinisial BSS, MS karyawan dan RPB selaku promotor HSE PT ASL Shipyard.

Tujuh bulan yang lalu, 24 Juni, kapal yang sama yakni MT Federal II juga meledak dan menewaskan empat orang. Dua orang ditetapkan tersangka dalam kasus ledakan pertama dan kini dalam proses persidangan. (H)

Berita Sebelumnya

Investasi Triliunan Mandek, Terminal 2 Bandara Hang Nadim Tertahan Tarik Ulur Fasilitas Kargo Baru

Berita Selanjutnya

Kadin Batam Versi Jadi Rajagukguk Gugat Kadin Indonesia di Pengadilan Negeri Batam

Berita Selanjutnya
Hari Ini Sidang Praperadilan Status Tersangka 30 Pendemo Tolak Relokasi Rempang

Kadin Batam Versi Jadi Rajagukguk Gugat Kadin Indonesia di Pengadilan Negeri Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com