BatamNow.com – Koordinator Tim Hukum dan Advokat INSANI, Ahmad Fakih Rambe SH memastikan belum ada acara pelantikan Gubernur Kepri di Istana Merdeka pada Senin (15/02/2021).
Rambe adalah koordinator tim pengacara Isdianto Suryani (INSANI) yang mengajukan Permohonan Pemungutan Suara Ulang (PSU) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sedangkan termohon adalah KPU, Bawaslu dan calon Gubernur Kepri nomor urut 3, Ansar Ahmad – Marlin Agustina.
“Saya pastikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri belum akan dilantik karena masih dalam tahap persidangan di Mahkamah Konstitusi,” ujar Rambe ke BatamNow.com, Kamis (11/02).
Menurut Rambe, calon Gubernur Kepri dengan nomor urut 3, yakni Ansar Ahmad – Marlin Agustina yang diputuskan KPU Kepri sebagai pemenang Pilkada Desember 2020, masih status termohon (digugat) di MK.
Rambe menyebut persidangan di MK terakhir pada 4 Februari di Gedung MK.
Agenda persidangan itu, ujarnya, masih tahap mendengarkan jawaban pihak termohon, pihak-pihak lain dan Bawaslu.
“Jadi masih akan ada persidangan selanjutnya dan kami belum dapat pemberitahuan dari MK, kapan,” ujar Rambe.
Menjawab BatamNow.com Rambe mengatakan sangat prematur kalau Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dari hasil Pilkada 2020 akan dilantik, sementara persidangan permohonan masih berjalan di MK.
“Nah kalau informasi pelantikan itu datangnya dari pihak-pihak termohon, apalagi dari pasangan no urut 3, itu namanya terdorong syahwat jabatan yang mengebu-gebu,” ucap Rambe.
Menurutnya kalau sampai pelantikan itu dilakukan Presiden Jokowi, pada gilirannya akan menabrak semua tatanan bernegara tanpa melihat kiri kanan lagi, dan tanpa menghormati proses peradilan di MK.
“Jadi, Istana tak segampang itu melakukannya. Pelantikan saya pastikan masih sangat jauh waktunya. Siapa nanti yang akan dilantik jangan takabur dulu,” tambahnya.
Berita beberapa media online, Kamis (11/02) melansir Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 15 Januari (yang mungkin maksudnya 15 Februari mendatang) akan melantik empat pasangan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih dalam Pilkada serentak, yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020 lalu.
Sumber Investor Daily menyebutkan dari empat pasang gubernur-wakil gubernur yang akan dilantik Jokowi, salah satunya Ansar Ahmad-Marlin Agustina.
Nah isi berita itu, kata Rambe, khususnya rencana pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, hal yang tidak benar.(JS)

