BatamNow.com – Institut Teknologi Batam (ITEBA) menyambut kunjungan istimewa dari delegasi Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) dan Majelis Pemerkasaan Perniagaan Malaysia (MPPM) bersama Universiti Geomatika Malaysia (UGM), dalam rangka penjajakan kerja sama program pendidikan pascasarjana dan doktoral.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Umum APPEKNAS Dr. Fandy Iood, turut didampingi oleh Presiden MPPM Malaysia Prof. Dr. Zam ARZ, DBA, Timbalan Presiden Prof. Law Yong Hoe, serta Founder dan CEO UGM Prof. Datok Mazrin Rohizaq dan Wakil Rektor Prof. Dr. Mohammad Nasir.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh civitas akademika ITEBA dan Batam Tourism Polytechnic (BTP) di Sekupang, yang merupakan institusi pendidikan dalam satu naungan yayasan.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke fasilitas workshop praktik milik BTP, dilanjutkan dengan sesi dialog bersama dosen dan mahasiswa di ruang rektorat ITEBA.
Dalam presentasinya, Dr. Fandy Iood menyampaikan inisiatif kerja sama pengembangan pendidikan, khususnya di jenjang magister (S2) dan doktoral (S3/Ph.D), antara APPEKNAS, MPPM, dan UGM Malaysia.
Ia mengungkapkan bahwa APPEKNAS akan memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa Ph.D yang memiliki temuan riset teknis bermanfaat bagi dunia usaha, khususnya anggota APPEKNAS.
“Hasil penemuan yang akan dimanfaatkan oleh pengusaha APPEKNAS, akan diberi reward berupa beasiswa untuk belajar di UGM Malaysia,” ujarnya.
Presiden MPPM Malaysia, Prof. Zam ARZ, menambahkan bahwa pihaknya juga akan memberikan peluang kerja yang sesuai bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di UGM Malaysia, Kuala Lumpur.
Sementara itu, CEO UGM Malaysia, Prof. Datok Mazrin Rohizaq, memaparkan skema perkuliahan program Master dan Ph.D di UGM.
Ia menjelaskan bahwa sistem perkuliahan dirancang fleksibel dengan metode hybrid — perpaduan kuliah daring dan tatap muka.
Selain itu, UGM Malaysia juga menawarkan kemudahan dalam persyaratan pendaftaran, termasuk tidak menjadikan bahasa Inggris sebagai syarat paling utama, serta biaya kuliah yang terjangkau dan fixed tanpa tambahan hingga akhir perkuliahan.
Menanggapi peluang tersebut, jajaran dosen dan manajemen ITEBA menunjukkan antusiasme tinggi.
Perwakilan Rektor ITEBA, Dr. Lawi, menyatakan akan segera mensosialisasikan program ini kepada dosen-dosen yang saat ini bergelar magister (S2) untuk mendorong peningkatan jenjang akademik mereka.
Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama.
Dalam pertemuan tersebut, UGM Malaysia secara resmi mendelegasikan APPEKNAS di Batam sebagai mediator untuk menjalin komunikasi dengan calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi Ph.D di UGM Malaysia.
Bagi yang tertarik mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program Doktoral UGM Malaysia, dapat menghubungi PIC Joni Ahmad atau Sekretariat APPEKNAS Batam melalui WhatsApp di +62 822 8830 338. (*)


