BatamNow.com – Nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera kembali lakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor AJB Bumiputera cabang Nagoya, Batam, Kamis (11/02/2021).
Sejak pukul sembilan pagi para nasabah korban gagal bayar AJB Bumiputera mulai berkumpul di kantor Cabang di Nagoya untuk menyuarakan haknya.
Tiga puluh orang nasabah pemegang polis PT AJB Bumiputera menggelar demo kedua dan aksi damai menuntut pembayaran klaim yang tak kunjung dicairkan oleh perusahaan.
Dalam aksi itu peserta meneriakkan yel-yel “Bumiputera penipu, OJK pengecut, Bumiputera OJK menyengsarakan,” secara bersamaan.
Kepala Cabang AJB Bumiputera, Alfrizon tidak terlihat menemui peserta aksi.
Informasi yang dihimpun BatamNow.com bahwa Alfrizon sakit dan sedang dalam perawatan medis.
Sebelumnya, AJB Bumiputera diketahui memiliki tunggakan klaim senilai Rp 5,3 Triliun awal tahun 2020.
Dalam aksi pertama di kantor cabang, Jumat (18/12/2020), para pemegang polis melakukan penyegelan pintu kantor untuk sementara menunggu jawaban dari kantor pusat.
Namun hingga saat ini pemegang polis belum juga menerima jawaban dari pihak Bumiputera.
Aksi para nasabah itu dilanjutkan ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Batam Center.

Sebagian nasabah bergerak menuju Kantor OJK dengan misi yang sama.
Ditengah terik matahari peserta aksi awalnya tidak dapat masuk ke kantor OJK karena pintu pagar tidak dibuka.
Setelah menunggu satu jam lalu dipersilakan masuk dengan syarat hanya dua orang koordinator perwakilan nasabah saja.
Dalam pertemuan itu, Ketua Koordinator, Yorinda meminta OJK mengambil sikap yang tegas terhadap persoalan Bumiputera. Serta meminta aspirasi nasabah Bumiputera agar disampaikan ke OJK Pusat.
“Kami meminta OJK bersikap tegas, bagaimana kejelasan keberadaan uang kami,” kata Yorinda.
Yorinda juga menyebut aksi hari ini dilakukan secara nasional di seluruh daerah.(Panahatan)

