KPK Sebut Batam Potensi Tinggi Korupsi: 99 Pengaduan Sejak 2023 - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

KPK Sebut Batam Potensi Tinggi Korupsi: 99 Pengaduan Sejak 2023

07/Apr/2026 17:00
KPK Sebut Batam Potensi Tinggi Korupsi: 99 Pengaduan Sejak 2023

Data statistik pengaduan masyarakat di Kepri kepada KPK kurun tahun 2023 hingga April 2026. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Statistik menunjukkan Kota Batam sebagai daerah dengan jumlah pengaduan masyarakat (Dumas) terbanyak ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kurun tahun 2023 hingga 2026 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Berdasarkan data KPK, total terdapat 99 laporan Dumas dari Batam sejak 2023 hingga April 2026.

Rinciannya, pada 2023 tercatat sebanyak 35 dumas, meningkat menjadi 44 dumas pada 2024, kemudian menurun menjadi 15 dumas pada 2025, dan pada 2026 hingga bulan keempat sudah terdapat 5 dumas yang dilaporkan.

@batamnow Statistik menunjukkan Kota Batam sebagai daerah dengan jumlah pengaduan masyarakat (Dumas) terbanyak ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kurun tahun 2023 hingga 2026 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Berdasarkan data KPK, total terdapat 99 laporan Dumas dari Batam sejak 2023 hingga April 2026. Rinciannya, pada 2023 tercatat sebanyak 35 dumas, meningkat menjadi 44 dumas pada 2024, kemudian menurun menjadi 15 dumas pada 2025, dan pada 2026 hingga bulan keempat sudah terdapat 5 dumas yang dilaporkan. Data tersebut disampaikan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo, dalam audiensi bersama DPRD Kota Batam terkait Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2026. Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam, Selasa (07/04/2026). Menurut Agung, tingginya angka pengaduan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa potensi praktik korupsi di Batam masih cukup tinggi dibandingkan daerah lain di Kepri. “Batam ini potensi korupsinya masih tinggi. Data Dumas yang ada di KPK itu paling tinggi sejajaran Provinsi Kepri itu Batam. Sepanjang tahun, mulai 4 tahun berturut-turut jumlahnya banyak, coba dibandingkan dengan provinsi,” ujar Brigjen Agung. Setelah Batam, Provinsi Kepriberada di urutan kedua terbanyak diadukan ke KPK. Pada tahun 2023 ada 15 Dumas, 2024 lalu 7 Dumas (2024), 9 Dumas (2025), dan 3 Dumas per April 2026. Totalnya 34 Dumas. Sementara total Dumas untuk kota dan kabaputen lainnya berada di rentang angka 0 hingga 12. Baca di BatamNow.com #batam #batamnow #batamhits #batamviral #batamnews #batampunyacerita #fyp #batamtiktok #fypdong #semuatentangbatam #bpbatam #amsakarachmad #liclaudiachandra ♬ original sound – BatamNow.com

Data tersebut disampaikan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo, dalam audiensi bersama DPRD Kota Batam terkait Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2026.

Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam, Selasa (07/04/2026).

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo (kiri), dan Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin dalam audiensi di Batam, Selasa (07/04/2026). (F: BatamNow)

Menurut Agung, tingginya angka pengaduan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa potensi praktik korupsi di Batam masih cukup tinggi dibandingkan daerah lain di Kepri.

“Batam ini potensi korupsinya masih tinggi. Data Dumas yang ada di KPK itu paling tinggi sejajaran Provinsi Kepri itu Batam. Sepanjang tahun, mulai 4 tahun berturut-turut jumlahnya banyak, coba dibandingkan dengan provinsi,” ujar Brigjen Agung.

Setelah Batam, Provinsi Kepriberada di urutan kedua terbanyak diadukan ke KPK. Pada tahun 2023 ada 15 Dumas, 2024 lalu 7 Dumas (2024), 9 Dumas (2025), dan 3 Dumas per April 2026. Totalnya 34 Dumas.

Data statistik pengaduan masyarakat di Kepri kepada KPK kurun tahun 2023 hingga April 2026. (F: BatamNow)

Sementara total Dumas untuk kota dan kabaputen lainnya berada di rentang angka 0 hingga 12. (H)

Berita Sebelumnya

Bantah Politisasi, Taba Iskandar Tegaskan Perjuangan UWT Murni Aspirasi Warga

Berita Selanjutnya

Tuntutan Penghapusan UWT dan HPL Disebut Perlu Segera Dikaji

Berita Selanjutnya
Taba Iskandar: Perjuangan UWT Bukan Melawan Pemerintah, Jangan Merasa Kebakaran Jenggot

Tuntutan Penghapusan UWT dan HPL Disebut Perlu Segera Dikaji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com