Jenazah Bripda Natanel Tiba di Rumah, Tiga Bulan Jadi Bintara Lalu Tewas Diduga Dianiaya Senior di Mess - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jenazah Bripda Natanel Tiba di Rumah, Tiga Bulan Jadi Bintara Lalu Tewas Diduga Dianiaya Senior di Mess

14/Apr/2026 20:12
Jenazah Bripda Natanel Tiba di Rumah, Tiga Bulan Jadi Bintara Lalu Tewas Diduga Dianiaya Senior di Mess

Rosdewi Br Napitupulu menangis di samping jenazah anaknya, Brigadir Polisi Dua (Bripda) Natanael Simanungkalit di rumahnya, di Sagulung, Selasa (14/04/2026) malam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Jenazah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Natanael Simanungkalit (20 tahun) akhirnya tiba di rumahnya di Buana Mas 2 Cluster Platinum Nomor 68, Kecamatan Sagulung, Selasa (14/04/2026) malam.

Pantauan BatamNow.com, jasad Nael–sapaan akrabnya, tiba sekira pukul 18.35 WIB. Ia dibawa dalam peti menggunakan mobil jenazah dari RS Bhayangkara Polda Kepri.

Kedua orangtua Nael yang turun dari mobil pengantar jenazah, terlihat menangis selama proses pemindahan jasad anak kedua dari empat bersaudara itu, hingga ke dalam rumah.

Sementara para pelayat telah banyak yang hadir memenuhi rumah duka di Tembesi itu.

“Untuk apa semua ini anakku, untuk apa ini lagi. Nggak ada gunanya lagi, nak,” jerit Rosdewi Br Napitupulu, ibunda Nael yang duduk di samping jenazah.

@batamnow Jenazah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Natanael Simanungkalit (20 tahun) akhirnya tiba di rumahnya di Buana Mas 2 Cluster Platinum Nomor 68, Kecamatan Sagulung, Selasa (14/04/2026) malam. Pantauan BatamNow.com, jasad Nael–sapaan akrabnya, tiba sekira pukul 18.35 WIB. Ia dibawa dalam peti menggunakan mobil jenazah dari RS Bhayangkara Polda Kepri. Kedua orangtua Nael yang turun dari mobil pengantar jenazah, terlihat menangis selama proses pemindahan jasad anak kedua dari empat bersaudara itu, hingga ke dalam rumah. Sementara para pelayat telah banyak yang hadir memenuhi rumah duka di Tembesi itu. “Untuk apa semua ini anakku, untuk apa ini lagi. Nggak ada gunanya lagi, nak,” jerit Rosdewi Br Napitupulu, ibunda Nael yang duduk di samping jenazah. Diumumkan dalam acara duka malam ini, Bripda Natanael akan dikuburkan pada Kamis (16/04) lusa, menunggu keluarga lainnya yang menuju Batam. Informasinya, Nael adalah personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025. Ia dilantik pada Januari lalu, atau baru sekitar tiga bulan menjadi bintara. Nael dilaporkan meninggal saat berada di Mess Bintara Remaja Polda Kepri. Ia diduga mengalami penganiayaan dari seniornya. “Kami dapat telepon dari seniornya jam 03.00 subuh, dibilang hanya accident saja. Kami langsung ke sana dan jenazah sudah ditutupi kain. Saya yang pertama memegang jenazahnya, badannya penuh memar, sama kepala bagian belakang,” ujar Jefri Simanungkalit, adik kandung ayah korban. Terbaru, polisi telah menetapkan satu tersangka atas kasus kematian Nael yakni Bripda AS yang adalah seniornya. “Iya benar, telah memeriksa 9 orang dan menetapkan 1 orang tersangka, Bripda AS. AS adalah seniornya,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia melalui pesan WhatsApp. Ia menambahkan, hingga saat ini proses pemeriksaan masih terus berlangsung. Baca di BatamNow.com #batam #batamnow #batamtiktok #fyp #batamhits ♬ Sad Violin – Oleg Kirilkov

Diumumkan dalam acara duka malam ini, Bripda Natanael akan dikuburkan pada Kamis (16/04) lusa, menunggu keluarga lainnya yang menuju Batam.

Baca Juga:  Bripda Natanael Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kapolda Kepri Perintahkan Usut Tuntas

Informasinya, Nael adalah personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025. Ia dilantik pada Januari lalu, atau baru sekitar tiga bulan menjadi bintara.

Nael dilaporkan meninggal saat berada di Mess Bintara Remaja Polda Kepri. Ia diduga mengalami penganiayaan dari seniornya.

“Kami dapat telepon dari seniornya jam 03.00 subuh, dibilang hanya accident saja. Kami langsung ke sana dan jenazah sudah ditutupi kain. Saya yang pertama memegang jenazahnya, badannya penuh memar, sama kepala bagian belakang,” ujar Jefri Simanungkalit, adik kandung ayah korban.

Bripda Natanael Simanungkalit, personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025. (F: ist)

Terbaru, polisi telah menetapkan satu tersangka atas kasus kematian Nael yakni Bripda AS yang adalah seniornya.

“Iya benar, telah memeriksa 9 orang dan menetapkan 1 orang tersangka, Bripda AS. AS adalah seniornya,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia melalui pesan WhatsApp.

Ia menambahkan, hingga saat ini proses pemeriksaan masih terus berlangsung. (H)

Berita Sebelumnya

Haru dan Penuh Syukur, Zaimar Wujudkan Impian Haji Setelah 10 Tahun Menunggu

Berita Selanjutnya

Kapolda Kepri Tegaskan Pelaku Tewasnya Bripda Natanael Ditindak Keras, Proses Etik dan Pidana

Berita Selanjutnya
Kapolda Kepri Tegaskan Pelaku Tewasnya Bripda Natanael Ditindak Keras, Proses Etik dan Pidana

Kapolda Kepri Tegaskan Pelaku Tewasnya Bripda Natanael Ditindak Keras, Proses Etik dan Pidana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com