BatamNow.com – Jenazah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Natanael Simanungkalit (20 tahun) akhirnya tiba di rumahnya di Buana Mas 2 Cluster Platinum Nomor 68, Kecamatan Sagulung, Selasa (14/04/2026) malam.
Pantauan BatamNow.com, jasad Nael–sapaan akrabnya, tiba sekira pukul 18.35 WIB. Ia dibawa dalam peti menggunakan mobil jenazah dari RS Bhayangkara Polda Kepri.
Kedua orangtua Nael yang turun dari mobil pengantar jenazah, terlihat menangis selama proses pemindahan jasad anak kedua dari empat bersaudara itu, hingga ke dalam rumah.
Sementara para pelayat telah banyak yang hadir memenuhi rumah duka di Tembesi itu.
“Untuk apa semua ini anakku, untuk apa ini lagi. Nggak ada gunanya lagi, nak,” jerit Rosdewi Br Napitupulu, ibunda Nael yang duduk di samping jenazah.
@batamnow Jenazah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Natanael Simanungkalit (20 tahun) akhirnya tiba di rumahnya di Buana Mas 2 Cluster Platinum Nomor 68, Kecamatan Sagulung, Selasa (14/04/2026) malam. Pantauan BatamNow.com, jasad Nael–sapaan akrabnya, tiba sekira pukul 18.35 WIB. Ia dibawa dalam peti menggunakan mobil jenazah dari RS Bhayangkara Polda Kepri. Kedua orangtua Nael yang turun dari mobil pengantar jenazah, terlihat menangis selama proses pemindahan jasad anak kedua dari empat bersaudara itu, hingga ke dalam rumah. Sementara para pelayat telah banyak yang hadir memenuhi rumah duka di Tembesi itu. “Untuk apa semua ini anakku, untuk apa ini lagi. Nggak ada gunanya lagi, nak,” jerit Rosdewi Br Napitupulu, ibunda Nael yang duduk di samping jenazah. Diumumkan dalam acara duka malam ini, Bripda Natanael akan dikuburkan pada Kamis (16/04) lusa, menunggu keluarga lainnya yang menuju Batam. Informasinya, Nael adalah personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025. Ia dilantik pada Januari lalu, atau baru sekitar tiga bulan menjadi bintara. Nael dilaporkan meninggal saat berada di Mess Bintara Remaja Polda Kepri. Ia diduga mengalami penganiayaan dari seniornya. “Kami dapat telepon dari seniornya jam 03.00 subuh, dibilang hanya accident saja. Kami langsung ke sana dan jenazah sudah ditutupi kain. Saya yang pertama memegang jenazahnya, badannya penuh memar, sama kepala bagian belakang,” ujar Jefri Simanungkalit, adik kandung ayah korban. Terbaru, polisi telah menetapkan satu tersangka atas kasus kematian Nael yakni Bripda AS yang adalah seniornya. “Iya benar, telah memeriksa 9 orang dan menetapkan 1 orang tersangka, Bripda AS. AS adalah seniornya,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia melalui pesan WhatsApp. Ia menambahkan, hingga saat ini proses pemeriksaan masih terus berlangsung. Baca di BatamNow.com #batam #batamnow #batamtiktok #fyp #batamhits ♬ Sad Violin – Oleg Kirilkov
Diumumkan dalam acara duka malam ini, Bripda Natanael akan dikuburkan pada Kamis (16/04) lusa, menunggu keluarga lainnya yang menuju Batam.
Informasinya, Nael adalah personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025. Ia dilantik pada Januari lalu, atau baru sekitar tiga bulan menjadi bintara.
Nael dilaporkan meninggal saat berada di Mess Bintara Remaja Polda Kepri. Ia diduga mengalami penganiayaan dari seniornya.
“Kami dapat telepon dari seniornya jam 03.00 subuh, dibilang hanya accident saja. Kami langsung ke sana dan jenazah sudah ditutupi kain. Saya yang pertama memegang jenazahnya, badannya penuh memar, sama kepala bagian belakang,” ujar Jefri Simanungkalit, adik kandung ayah korban.

Terbaru, polisi telah menetapkan satu tersangka atas kasus kematian Nael yakni Bripda AS yang adalah seniornya.
“Iya benar, telah memeriksa 9 orang dan menetapkan 1 orang tersangka, Bripda AS. AS adalah seniornya,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia melalui pesan WhatsApp.
Ia menambahkan, hingga saat ini proses pemeriksaan masih terus berlangsung. (H)

