BatamNow.com – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan akan menindak keras pelaku dalam kasus yang menyebabkan tewasnya Bripda Natanael Simanungkalit di Mess Bintara Remaja Polda Kepri.
“Sesuai dengan arahan bapak Kapolri, akan memproses sekeras-kerasnya, tidak ada mentolerir terhadap tindakan dan pelanggaran hukum yang terjadi walaupun itu melibatkan anggota kita,” kata Irjen Asep dalam video keterangan resmi pada akun Instagram @humaspoldakepri, Selasa (14/04/2026).
Untuk itu, ia meminta dukungan masyarakat agar memberikan waktu guna memproses tuntas kasus tersebut.
“Kita akan proses baik itu kode etik maupun pidana umum. Terhadap para pelaku, kalau itu lebih dari satu orang, kita akan melakukan tindakan sekeras-kerasnya. Untuk kode etik, kita bisa langsung melakukan pemecatan dengan tidak hormat,” tegas Irjen Asep.
@batamnow Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan akan menindak keras pelaku dalam kasus yang menyebabkan tewasnya Bripda Natanael Simanungkalit di Mess Bintara Remaja Polda Kepri. “Sesuai dengan arahan bapak Kapolri, akan memproses sekeras-kerasnya, tidak ada mentolerir terhadap tindakan dan pelanggaran hukum yang terjadi walaupun itu melibatkan anggota kita,” kata Irjen Asep dalam video keterangan resmi pada akun Instagram @humaspoldakepri, Selasa (14/04/2026). Untuk itu, ia meminta dukungan masyarakat agar memberikan waktu guna memproses tuntas kasus tersebut. “Kita akan proses baik itu kode etik maupun pidana umum. Terhadap para pelaku, kalau itu lebih dari satu orang, kita akan melakukan tindakan sekeras-kerasnya. Untuk kode etik, kita bisa langsung melakukan pemecatan dengan tidak hormat,” tegas Irjen Asep. Sebelumnya, polisi telah menetapkan seorang senior korban menjadi tersangka yakni Bripda AS. “Tadi pagi kita sudah mendapatkan keterangan sementara dan sudah melakukan pengamanan terhadap satu orang anggota yang diduga sebagai pelaku utama atas penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Asep. Menurut Kapolda Kepri, masih ada tiga personel lagi yang diamankan dan sedang didalami apakah terlibat dalam penganiayaan yang meneybabkan kematian Bripda Natanael pada Senin (13/04) sekira pukul 23.50 itu. “Mereka juga ada di tempat kejadian perkara saat itu. Kita sedang mendalami perannya apakah yang bersangkutan itu ikut menjadi korban pemukulan atau yang bersangkutan turut serta membantu, atau mengetahui, dan lain sebagainya,” kata Asep. Kapolda Kepri pun menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf secara pribadi dan mewakili instansi atas wafatnya Bripda Natanael. Sementara itu, jenazah Bripda Natanael kini disemayamkan di kediamannya di Perumahan Buana Mas 2 Cluster Platinum Nomor 68, Kecamatan Sagulung. Personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025 yang dilantik pada Januari lalu itu, rencananya akan dikebumikan pada Kamis (16/04) lusa. Baca di BatamNow.com #batam #batamnow #batamhits #batamviral #batamnews #batampunyacerita #fyp #batamtiktok #fypdong #semuatentangbatam #poldakepri ♬ original sound – BatamNow.com
Sebelumnya, polisi telah menetapkan seorang senior korban menjadi tersangka yakni Bripda AS.
“Tadi pagi kita sudah mendapatkan keterangan sementara dan sudah melakukan pengamanan terhadap satu orang anggota yang diduga sebagai pelaku utama atas penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Asep.
Menurut Kapolda Kepri, masih ada tiga personel lagi yang diamankan dan sedang didalami apakah terlibat dalam penganiayaan yang meneybabkan kematian Bripda Natanael pada Senin (13/04) sekira pukul 23.50 itu.
“Mereka juga ada di tempat kejadian perkara saat itu. Kita sedang mendalami perannya apakah yang bersangkutan itu ikut menjadi korban pemukulan atau yang bersangkutan turut serta membantu, atau mengetahui, dan lain sebagainya,” kata Asep.
Kapolda Kepri pun menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf secara pribadi dan mewakili instansi atas wafatnya Bripda Natanael.
Sementara itu, jenazah Bripda Natanael kini disemayamkan di kediamannya di Perumahan Buana Mas 2 Cluster Platinum Nomor 68, Kecamatan Sagulung.
Personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025 yang dilantik pada Januari lalu itu, rencananya akan dikebumikan pada Kamis (16/04) lusa. (D)

