Kekayaan Cen Sui Lan "Boncos" dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M, Nyanyang Pejabat Negara Terkaya di Kepri - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kekayaan Cen Sui Lan “Boncos” dari Rp 293 M ke Rp 19,8 M, Nyanyang Pejabat Negara Terkaya di Kepri

15/Apr/2026 21:29
Bupati Natuna Cen Sui Lan Jadi Kepala Daerah Terkaya di Kepri Versi LHKPN

Bupati Natuna, Cen Sui Lan. (F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Ibarat pergerakan di Bursa Efek Indonesia, nilai kekayaan Bupati Natuna, Cen Sui Lan dilaporkan turun drastis dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Sebelumnya, pada periode 2023–2024, kekayaan politisi Partai Golkar itu melonjak tajam dari sekitar Rp 1,1 miliar menjadi Rp 293 miliar.

Lonjakan itu sempat menjadikannya sebagai kepala daerah terkaya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), versi e-lhkpn KPK: menarik perhatian publik dan viral secara nasional.

Namun mencengangkan banyak pihak lagi ketika total kekayaannya wanita yang lahir di Pangkalan Susu, Sumut itu tercatat turun drastis menjadi sekitar Rp 19,8 miliar, berdasarkan data e-LHKPN KPK periode tahun 2025.

Penurunan mencapai sekitar Rp 273 miliar meski hingga kini belum mendapat konfirmasi langsung dari Cen Sui Lan, penyebab “boncos”-nya kekayaannya itu.

Kondisi fluktuasi tajam ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

“Perubahannya sangat mencengangkan, kok bisa bergerak liar,” ujar Abdul Musid, tokoh masyarakat Kepri, menanggapi fenomena tersebut.

Ketua DPP Kepri LI-Tipikor dan Hukum Kinerja Aparatur Negara, Panahatan SH juga menaruh keheranannya tentang perubahan drastis kekayaan Cen Sui Lan.

“Kami sedang mempelajarinya mengapa bisa laporannya ke KPK dengan kondisi seperti ini dan mestinya dijelaskan secara terbuka ke publik,” ucapnya menjawab BatamNow.com.

Perbandingan LHKPN Periode 2025 dan 2024 milik Bupati Natuna Cen Sui Lan. (F: e-LHKPN KPK)

Posisi Terkaya Beralih

Seiring penurunan tersebut, posisi kepala daerah terkaya di Kepri diperkirakan beralih kepada Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.

Baca Juga:  DPR: Kami Hanya Memastikan Pemerintah Bangun Rumah Warga Terdampak PSN di Rempang

Berdasarkan data e-LHKPN periode 2024, masa akhir jabatannya sebagai anggota DPRD Kepri, kekayaan Nyanyang tercatat sebesar Rp 38,1 miliar.

Untuk periode 2025 sejak menjabat wakil gubernur, datanya belum diumumkan di e-lhkpn KPK.

Nyanyang yang pernah dikonfirmasi BatamNow.com, tak merespons apakah telah melaporkan harta kekayaannya periode 2025 ke e-lhkpn KPK.

Daftar Kekayaan Kepala Daerah di Kepri

Berikut sebagian data kekayaan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kepri berdasarkan LHKPN periode 2025:

Harta kekayaan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad laporan periode 2025 senilai Rp 10 miliar.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (2025): Rp 6,9 miliar.

Wakil Wali Kota Batam dan Li Claudia Chandra (2025): Rp 18,1 miliar.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah (2025): Rp 8 miliar dan wakilnya, Raja Ariza (2025): Rp 2,7 miliar.

Bupati Bintan, Robby Kurniawan periode 2025: Rp 7,3 miliar, wakilnya Deby Maryanti: belum diumumkan di e-lhkpn.

Kekayaan Bupati Lingga, Muhammad Nizar (2025): Rp 3,2 miliar, wakilnya Novrizal (2025): Rp 1,2 miliar.

Bupati Karimun, Iskandarsyah (2025): Rp 1,4 miliar dan kekayaan wakilnya, Rocky Marciano Bawole, belum dapat diunduh di e-lhkpn.

Bupati Anambas, Aneng: belum tersedia di e-lhkpn dan wakilnya Raja Bayu Febri (2025): Rp 3,1 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan resmi terkait perubahan signifikan kekayaan Cen Sui Lan. (A/Red)

Berita Sebelumnya

Haru dan Penuh Makna, BRK Syariah Lepas 12 Pegawai Menuju Tanah Suci

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com