BatamNow.com – Sesuai dengan misi dan program kerja mempromosikan destinasi dan objek wisata yang ada di Kepulauan Riau, Astindo Kepri melakukan kunjungan ke Pulau Ngenang untuk mengenal lebih dekat kearifan lokal masyarakat di sana, Selasa (16/20/2021).
Pulau Ngenang masih bagian dari Kota Batam, tepatnya tergabung ke dalam Kecamatan Nongsa.
Nama kelurahannya sama, yaitu Kelurahan Ngenang.
Memulai perjalanan menuju Pulau Ngenang, para owner travel agent yang tergabung di dalam Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Kepri menyeberang dari pelabuhan Kampung Tua – Telaga Punggur.
Memakan waktu sekitar 20 menit perjalanan laut menggunakan kapal kecil, pompong berkapasitas 30 orang.
Dalam kunjungannya Astindo Kepri didampingi oleh Feri Irian yang juga pengurus Community Based Tourism (CBT).
Astindo Kepri juga berkesempatan melakukan Explore di sekitar Pulau Ngenang, termasuk melihat pembuatan batik (cap & tulis) Gonggong, Pengrajin Aneka Kerang milik Ibu Mardalena, mengunjungi Rumah Tenun Kube – Tenun Kejora milik Ibu Suhana, melihat pengrajin piring anyaman berbahan lidi, Mengunjungi produsen Syrup, dan terkahir melihat keindahan hamparan pohon kelapa di sepanjang perjalanan menuju pesisir pantai yang ada di Ngenang.

Sambil menikmati sajian kelapa muda di tepi pantai, para anggota Astindo Kepri berkesempatan menikmati hembusan angin dan melihat view jejeran pokok mangrove di sekitar.
Ibu-ibu pengrajin tenun yang ada di sekitar Pabrik Tenun Kejora, yang diketuai oleh Ibu Suhana sekaligus pemiliknya menjamu Astindo dengan makan siang.
Rumah tenun itu, satu-satunya di Kepri. Mayoritas motif tenun yang mereka kerjakan adalah motif Ikan Marlin.
Menutup komunikasi dengan Ibu Suhana dan Ibu yang lain, Astindo Kepri berencana untuk ikut terlibat dalam Kegiatan Ngenang Festifal yang akan diadakan dalam waktu dekat.
Suhana mengatakan ke BatamNow.com, pihaknya berharap Astindo memberi masukan apa yang harus mereka benahi dari setiap destinasi yang ada di Ngenang.
“Demi kelancaran promosi dan kemajuan pariwisata Ngenang serta dapat membawa banyak tamu ke Pulau Ngenang ini,” ujar Suhana.
Suhana juga berdoa agar Covid-19 cepat berlalu, sehingga turis lokal maupun mancanegara dapat berkunjung ke sana.

Ketua Astindo Kepri, Dosma Tobing juga ingin menjadikan Pulau Ngenang menjadi salah satu Desa Binaan yg akan selalu dipromosikan ke masyarakat Kepri umumnya dan Batam khususnya.
Dosma mengatakan, sejak mendeklarasikan diri hadir di Kepulauan Riau pada Desember 2020 lalu, Astindo Kepri sudah melakukan explore ke Belakang Padang, Pulau Ngenang dan Mangrove Pandang Tak Jemu Nongsa.
“Dan masih akan terus melakukan explore ke destinasi wisata lain di Kepulauan Riau yang masih jarang dikenal dan dikunjungi masyarakat Batam dan Kepri,” terang Dosma.(Hendra)

