Gerobak Bantuan CSR BRK Syariah yang Mengubah Hari-hari Karmila di Desa Mengkait Anambas - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Gerobak Bantuan CSR BRK Syariah yang Mengubah Hari-hari Karmila di Desa Mengkait Anambas

by BATAM NOW
22/Mei/2026 21:21
Gerobak Bantuan CSR BRK Syariah yang Mengubah Hari-hari Karmila di Desa Mengkait Anambas
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Anambas – Di sebuah sudut pesisir Desa Mengkait, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, langkah Karmila tak pernah benar-benar berhenti sejak pagi. Di usianya yang menginjak 50 tahun, perempuan itu menjalani hari-hari sebagai petugas kebersihan desa sekaligus pengangkut air bersih demi menyambung hidup keluarganya.

Di desa yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup dari laut itu, kehidupan berjalan sederhana. Sebagian besar warga bekerja sebagai nelayan, sementara sebagian lainnya mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan serabutan. Ketika cuaca buruk datang dan hasil tangkapan menurun, kondisi ekonomi masyarakat ikut terdampak.

Namun bagi Karmila, hidup harus terus berjalan.

Sudah tujuh tahun ia menjadi tulang punggung keluarga sejak sang suami meninggal dunia. Dari empat orang anaknya, dua sudah menikah, satu bekerja di sekolah menengah pertama, dan satu lagi masih duduk di bangku SMA di Tarempa.

Sehari-hari, Karmila bekerja menyapu jalan di Desa Mengkait. Belum lama ini, ia juga baru membuka rekening di BRK Syariah setelah honor petugas kebersihan mulai dibayarkan melalui rekening bank tersebut.

Menurutnya, keberadaan rekening dan kartu ATM sangat membantu, terutama untuk kebutuhan anaknya yang bersekolah jauh dari rumah.

“Anak saya sekolah di Tarempa, jadi lebih mudah kalau mau kirim uang atau ambil kebutuhan,” ujarnya, Jumat (22/05/2026)

Namun pekerjaan sebagai penyapu jalan saja belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Karmila menerima jasa angkut air bersih untuk warga desa.

Menggunakan gerobak dorong berisi jeriken air minum, ia berjalan dari pelabuhan menuju rumah-rumah warga yang memesan air bersih. Pekerjaan itu dilakoninya hampir setiap hari selepas menyelesaikan tugas membersihkan jalan desa.

Baca Juga:  BRK Syariah Gelar Tarhib Ramadan 1447 H, Perkuat Integritas dan Kepedulian Sosial

Dari pekerjaan tambahan tersebut, Karmila bisa memperoleh sekitar Rp 10 ribu per hari. Dalam sebulan, penghasilannya bisa mencapai Rp 300 ribu, bahkan kadang hingga Rp 700 ribu jika permintaan sedang banyak.

Penghasilan itulah yang menjadi tambahan penting bagi kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak-anaknya.

Karmila mengaku pekerjaannya kini jauh lebih terbantu sejak mendapat bantuan gerobak dari program CSR BRK Syariah tahun lalu.

Gerobak itu kini menjadi alat utama yang menemaninya bekerja setiap hari mengangkut air bersih dari pelabuhan ke rumah-rumah warga.

“Kalau tidak ada gerobak ini, pasti lebih berat lagi kerja angkat air,” katanya.

Kisah Karmila menjadi gambaran kehidupan masyarakat pesisir di Desa Mengkait. Di tengah keterbatasan daerah kepulauan, masyarakat tetap bertahan dengan kerja keras dan semangat saling membantu.

Di desa kecil yang dikelilingi laut itu, perjuangan hidup kadang hadir dalam bentuk yang sederhana, seorang ibu yang terus mendorong gerobak air bersih demi menjaga keluarganya tetap bertahan.

Branch Manager Dedy Perdaus mengatakan bantuan 167 unit gerobak sorong dari BRK Syariah tahun 2025 itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat Desa Mengkait, khususnya akses pengangkutan air bersih.

“BRK Syariah berupaya menghadirkan bantuan yang tepat guna dan tepat sasaran. Gerobak sorong ini diharapkan dapat membantu warga mengangkut air bersih dari sumur umum menggunakan jeriken sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih ringan,” ujar Dedy Perdaus. (*)

Berita Sebelumnya

Imigrasi Masih Periksa 210 WNA Terduga Scammer di Batam, Kini Ditempatkan di Rudenim Tanjungpinang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com