Wiraraja Indonesia dan Polythene UK Teken JVA Rp 1,17 Triliun di London, Investasi Mengarah ke KEK Madura - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Wiraraja Indonesia dan Polythene UK Teken JVA Rp 1,17 Triliun di London, Investasi Mengarah ke KEK Madura

by BATAM NOW
30/Jun/2026 13:22
Wiraraja Indonesia dan Polythene UK Teken JVA Rp 1,17 Triliun di London, Investasi Mengarah ke KEK Madura

Penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) antara PT Wiraraja Indonesia dan Polythene UK Ltd, senilai sekitar £50 juta atau sekitar Rp 1,17 triliun di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London. (F: Dok. Wiraraja Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – PT Wiraraja Indonesia dan Polythene UK Ltd resmi menandatangani Joint Venture Agreement senilai sekitar £50 juta atau sekitar Rp 1,17 triliun di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London.

Joint Venture Agreement (JVA) atau Perjanjian Usaha Patungan adalah kontrak komersial yang menyatukan dua atau lebih pihak (individu atau perusahaan) untuk bekerja sama mencapai tujuan bisnis spesifik. Melalui kesepakatan ini, para pihak menggabungkan sumber daya, modal, dan keahlian, sekaligus membagi risiko dan keuntungan.

Kesepakatan PT Wiraraja Indonesia-Polythene UK Ltd ini memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia–Inggris di sektor manufaktur berkelanjutan, dengan fokus pada investasi, transfer teknologi, dan pengembangan industri bernilai tambah.

Penandatanganan itu merupakan hasil rangkaian kunjungan bisnis PT Wiraraja Indonesia ke Britania Raya sejak 23 Juni 2026, yang mencakup sejumlah pertemuan dengan pelaku industri manufaktur untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di Indonesia.

Proses penjajakan hingga penandatanganan difasilitasi oleh KBRI London bersama Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, sebagai bagian dari upaya memperkuat arus investasi dan kemitraan ekonomi bilateral.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya, Irlandia, dan IMO, Desra Percaya, menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan antara pelaku usaha Indonesia dan Inggris.

“Penandatanganan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan antara pelaku usaha Indonesia dan Inggris serta komitmen bersama untuk membangun kemitraan jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi kedua negara,” ujar Desra di London melalui siaran pers yang diterima BatamNow.com, Selasa (30/06/2026).

Baca Juga:  Wiraraja Group Bidik Investasi Rusia dan Cina untuk KEK Madura, Bakal Rekrut Ribuan Tenaga Kerja

Kesepakatan ini juga menjadi salah satu wujud nyata dari UK–Indonesia New Strategic Partnership, yang memperkuat kerja sama bilateral di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.

Melalui kemitraan strategis ini, kolaborasi sektor swasta diharapkan dapat mendorong penguatan rantai pasok industri, percepatan transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan industri berkelanjutan di Indonesia.

KBRI London akan terus memfasilitasi kerja sama ekonomi dan kemitraan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Britania Raya guna memperluas peluang investasi di sektor-sektor prioritas serta memperkuat hubungan ekonomi kedua negara secara berkelanjutan.

Investasi dari Rusia dan Cina Menyusul

Dihubungi terpisah, pemilik utama PT Wiraraja Group (Wiraraja Indonesia), Akhmad Ma’ruf Maulana, berujar hasil dari kerja sama dengan Polythene UK Ltd itu, rencananya akan ditempatkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Madura, Jawa Timur (Jatim).

“Sebagian rencananya, KEK Madura, kami lagi mengurus segala perijinannya,” kata Ma’ruf kepada BatamNow.com, melalui pesan di WhatsApp, Selasa (30/06).

Ma’ruf mengatakan bahwa lahan KEK di Madura cukup luas dengan total 2.300 hektare untuk pembangunan pabrik yang bergerak di bidang manufaktur atau padat karya.

Untuk itu, Wiraraja saat ini sedang gencar-gencarnya untuk mempromosikan kawasan tersebut.

“Kami melakukan pembangunan ini kerja sama banyak pihak dan melibatkan investasi dari beberapa investasi luar negeri,” ujarnya.

Saat ini, Ma’ruf beserta timnya masih di Kota London dan Rabu esok, 1 Juli 2026, akan bertolak ke Rusia dan Cina.

“Di Rusia dan China insya Allah kami juga akan mendapatkan investasi,” kata Ma’ruf. (A)

Berita Sebelumnya

154 Bank Ditutup LPS, Tak Satu Pun di Kepri

Berita Selanjutnya

PMII Laporkan Tiga Anggota DPRD Batam ke BK, Soroti Keterlibatan dalam Pawai MBG dan Dugaan Eksploitasi Anak

Berita Selanjutnya
PMII Laporkan Tiga Anggota DPRD Batam ke BK, Soroti Keterlibatan dalam Pawai MBG dan Dugaan Eksploitasi Anak

PMII Laporkan Tiga Anggota DPRD Batam ke BK, Soroti Keterlibatan dalam Pawai MBG dan Dugaan Eksploitasi Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com