Akibat Istri Suuzan Selalu Periksa Ponsel Suami - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Akibat Istri Suuzan Selalu Periksa Ponsel Suami

by BATAM NOW
01/Apr/2021 11:10
Akibat Istri Suuzan Selalu Periksa Ponsel Suami

Ilustrasi. (F: Radar Surabaya/ Jujuk Suwandono)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Rasa saling percaya merupakan modal penting dalam membina rumah tangga. Jika ada satu pihak saja tak percaya kepada pasangan, rumah tangga pun berantakan.

Rumah tanggaDonwori dengan Karin -keduanya bukan nama sebenarnya- adalah contohnya.

Karin (32) adalah ibu rumah tangga. Kerjanya pun cuma mengurus suami dan anak.

Adapun Donwori merupakan pegawai perusahaan industri telekomunikasi. Profesi itu membuat pria berusia 32 tahun itu sering berurusan dengan banyak orang, termasuk para wanita.

Nah, itulah yang membuat Karin mempunyai pikiran aneh-aneh tentang suaminya. Karena terlalu suuzan, Karin pun sering terlibat cekcok dengan Donwori.

Tak jarang cekcok itu sampai berujung hancurnya barang pecah belah. “Saya dikira selingkuh,” kata Donwori.

Menurut Donwori, dirinya memang sering keluar bareng teman seprofesi di kantor. Anggap saja teman kerja Donwori itu dengan panggilan Sephia (27).

Suatu saat Karin melihat Donwori sedang bersama Sephia. Namun, Karin menganggap suaminya pergi bersama Sephia untuk berkencan.

Donwori menegaskan bahwa dirinya pergi bersama Sephia bukan karena berpacaran.

“Memang ada urusan pekerjaan dari kantor,” kata Donwori.

Namun, Karin terlalu posesif.  Setiap Donwori pulang kerja, Karin selalu memeriksa ponsel suaminya. Karin pengin tahu apa saja kegiatan Donwori ketika sedang di luar rumah. Donwori pun hanya bisa bersabar menghadapi istrinya.

“Masalah sepele sering dipermasalahkan,” ujarnya.

Yang membuat Donwori sakit hati ialah ketika Karin marah-marah dan menjadikan anaknya sebagai sasaran.

Bocah tanpa dosa yang tak tahu apa-apa menjadi korban kekerasan psikologis dalam rumah tangga.

“Anak saya masih balita,” ucap Donwori.

Setelah tahu Karin ternyata seperti itu, Donwori memilih bercerai. Dia tak mau kejiwaan anaknya terganggu.

“Dia (Karin, red) sebagai ibu juga tidak bisa merawat dengan baik, yang ada malah anak saya ditelantarkan,” tegas Donwori.(jpnn)

Berita Sebelumnya

GAMKI Minta Kepolisian dan BIN Intensifkan Pengamanan Jelang Hari Raya Umat Kristen

Berita Selanjutnya

Simak! 7 Cara Lindungi Smartphone dari Serangan Hacker

Berita Selanjutnya
Waspada, Modus Pembajakan Akun WhatsApp Berkedok Salah Isi Pulsa

Simak! 7 Cara Lindungi Smartphone dari Serangan Hacker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com