Alasan Pertamina Naikkan Harga Elpiji dan BBM Nonsubsidi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Alasan Pertamina Naikkan Harga Elpiji dan BBM Nonsubsidi

by BATAM NOW
10/Jul/2022 20:18
BPH Migas Minta Pertamina Monitor dan Amankan Stok. Agustiawan: Sampai Desember Penyaluran BBM Dijamin Terkendali

Pengendara motor mengantre untuk mengisi BBM di SPBU COCO, Lubuk Baja. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Turbo dan Dex Series serta LPG (elpiji) nonsubsidi jenis Bright Gas per, Minggu (10/07/2022) hari ini.

Dilansir CNN Indonesia, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan alasan kenaikan harga ini karena mengikuti perkembangan harga minyak dan gas dunia.

Irto juga menyebut bahwa penyesuaian harga ini memang terus diberlakukan secara berkala sesuai dengan Kepmen ESDM 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU).

“Penyesuaian harga ini dilakukan mengikuti tren harga pada industri minyak dan gas dunia,” kata Irto dalam keterangannya.

Diketahui, pada Juni 2022, harga minyak Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) senilai 117,62 dolar AS atau lebih tinggi 37 persen bila dibandingkan harga pada Januari 2020.

Sedangkan harga elpiji berdasarkan contract price Aramco (CPA) pada bulan lalu menyentuh angka 725 metrik ton atau lebih tinggi 13 persen jika dibandingkan harga rata-rata sepanjang tahun lalu.

Baca Juga:  Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers

Mengutip laman Pertamina, untuk Provinsi Kepulauan Riau termasuk Kota Batam, harga Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp 16.900 dari semula Rp 15.100 per liter, Dexlite menjadi Rp 15.700 per liter dari Rp 13.550, sementara Pertamina Dex menjadi Rp 17.200 per liter dari Rp 14.300.

Sementara itu, harga elpiji Bright Gas juga naik sekitar Rp 2.000 per kilogram.

Irto mengklaim harga tersebut masih terbilang kompetitif jika dibandingkan produk sejenis yang dijual oleh sejumlah perusahaan penyalur BBM dan elpiji di Indonesia.

“Harga ini masih sangat kompetitif dibandingkan produk dengan kualitas setara. Untuk yang subsidi, Pemerintah masih turut andil besar dengan tidak menyesuaikan harganya,” ucap Irto. (*)

Berita Sebelumnya

Naik Lagi, Ini Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex di Batam

Berita Selanjutnya

Jokowi yang Kembali Minta Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

Berita Selanjutnya
BEM SI Bantah Rencanakan Aksi Pemakzulan Jokowi

Jokowi yang Kembali Minta Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com