BatamNow.com – Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) Kota Batam menggelar unjuk rasa menyatakan sikap mereka terhadap para pengungsi Afghanistan di Batam yang kerap menggelar demo.
Aksi dengan massa sekitar 50 orang itu digelar di depan lobi Hotel Kolekta, Lubuk Baja pada hari ini, Rabu (02/03/2022) sekira pukul 09.20.
Di sana, mereka melakukan orasi dan membawa spanduk yang berisi pernyataan sikap AMPB Batam terhadap para pengungsi Afghanistan.
Maksud dan tujuan aksi aliansi tersebut untuk menemui perwakilan pengungsi Afghanistan, menyampaikan agar para pengungsi itu tidak melakukan aksi demo yang dirasa mengganggu ketertiban di Kota Batam.
Selanjutnya pukul 09.40, akhirnya dilakukan pertemuan antara perwakilan aliansi yakni Udin Pelor dengan Ali dari perwakilan pengungsi Afghanistan di Ruang Kelas Hotel Kolekta.
Dalam pertemuan itu, Udin Pelor menjelaskan kepada Ali agar pengungsi Afganistan tidak menggelar demo yang dapat mengganggu ketentraman Kota Batam.
“Kami masyarakat Kota Batam menolak keras aksi demo yang dilakukan oleh pengungsi karena banyak permasalahan di Kota Batam yang harus diselesaikan,” kata Udin.
Ali menerima masukan dari AMPB Batam itu dan berjanji menyampaikannya ke rekan pengungsi Afghanistan lainnya.
“Kami tidak mau rusuh, kami hanya minta tolong agar polisi menyampaikan kepada UNHCR agar proses resettlement kami dapat cepat untuk di proses,” jelas Ali.
Pertemuan antara kedua perwakilan itu berlangsung aman dan kondusif. Massa AMPB Batam pun membubarkan diri sekira pukul 11.20.
Diinformasikan, Pengungsi Akan Demo di Polresta Barelang
Sebelum unjuk rasa AMPB Batam, sekira pukul 08.30, personel Sat Intelkam Polresta Barelang melakukan monitoring dari Hotel Kolekta dan rumah detensi imigrasi (Rudenim) Sekupang.
Diinformasikan, dari kedua lokasi itu para pengungsi Afghanistan akan berangkat menggelar demo di Polresta Barelang.
Hingga pukul 09.00, personel Sat Intelkam tak menemukan pergerakan para pengungsi Afghanistan di depan lobi Hotel Kolekta. (*)

