BatamNow.com – Owner PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin Hasibuan, memberikan testimoni soal tidak adanya lagi “birokrasi hantu” di Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Dulu, Abidin pernah mengkritisi banyaknya perizinan hantu di BP Batam. Tapi birokrasi hantu itu, kini sudah tidak ada lagi.
Testimoni itu dia sampaikan saat memberi sekapur sirih dalam acara Investment Award 2021 di Grand Ballroom Radisson Hotel di Sukajadi, sempena Hari Bakti ke-50 BP Batam, Kamis (28/10/2021).
Lalu bagaimana pandangan stakeholder lain atas pengakuan Abidin itu?
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kota Batam, Dr Ampuan Situmeang SH MH bukan hendak membantah apa yang dirasakan Abidin, pengusaha sukses di Batam itu.
Menurut Peneliti/ Praktisi, Akademisi Hukum di Batam itu, pengakuan Abidin sah-sah saja sebagai pendapat dia.
Namun Ampuan justru datang dari sudut pandang yang berbeda pula melihat kondisi birokrasi di BP Batam sejak 2007.
Kalau disebut “hantu birokrasi” itu ada, di tempat birokrasi yang mana dan di tingkatan yang mana.
Lalu, ujarnya, hantu yang di mana yang sudah minggat, ini harus dijelaskan secara jujur dan transparan.
“Tentu ini meski memerlukan penelitian konkret. Agar masyarakat paham fakta sebenarnya,” kata Ampuan menjawab BatamNow.com, Jumat (29/10).
Menurut praktisi hukum senior di Batam itu, tudingan publik soal isu sengkarut birokrasi itu sudah sangat lama dan tetiba disebut tak ada lagi.
Ampuan mencontohkan ada beberapa lantai tempat operasional birokrat di Gedung BP Batam berlogo elang emas itu, “dengan sesajen yang berbeda pula.”
Kalau mau jujur, ucap ahli hukum tata negara itu, publik level menengah ke bawah yang berjuang auto pilot berurusan di Kantor BP Batam itu, siapa yang menganugerahi mereka?
Untuk itu, tambah Ampuan, BP Batam perlu merestorasi diri, “jangan terkesan memperlebar jurang perbedaan”.
Berita media ini sebelumnya, pada Hari Bakti ke-50 BP Batam, dihelat Investment Award 2021 di Radisson Hotel, Sukajadi, Kamis (28/10).
Di acara itu sejumlah perusahaan dan pengusaha bahkan negara mendapatkan anugerah investasi dari BP Batam, salah satunya Abidin dari PT Sat Nusaperada. Ia dianugerahi sebagai Most Inspiring Businessman.
Frasa pujian yang dilontarkan Abidin yang pernah berhadapan dengan “birokrasi hantu” itu, kini menjadi ramai dibahas di media sosial dengan pro dan kontra. (LL)

