BatamNow.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad melantik dua pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Rabu (05/08/2026).
Salah satunya adalah Demi Hasfinul Nasution yang dilantik menjadi Kepala Inspektorat Daerah Kota Batam. Sebelumnya jabatan ini diisi Pelaksana tugas (Plt).
Selain itu, Amsakar juga melantik Novi Harmadiyastuti sebagai staf ahli Pemko Batam yang sebelumnya Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Dalam pelantikan jilid II kepemimpinan Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra ini, sebanyak ratusan aparatur sipil negara (ASN) yang dilantik untuk mengisi sejumlah jabatan strategis, mulai dari administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Amsakar dalam arahannya, mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan kebutuhan organisasi, ada yang pensiun, ada yang pindah tugas.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah kebutuhan organisasi. Ada yang pensiun, ada yang pindah tugas. Eselon II mengalami rotasi, dan ini babak pertama untuk tahun 2026. Eselon III itu hanya 10 orang yang harus mendapatkan promosi tak dapat suka-suka hati saya, karena regulasi terbaru jabatan itu baru bisa diisi kalau kosong. Regulasi terbaru dalam tata kelola kepegawaian tidak bisa menunjukkan kalau tidak ada kesalahan. Itulah yang membedakan sekarang dengan sebelumnya,” ujar Amsakar.
Amsakar berpesan agar pejabat baru segera melakukan pisah sambut.
“Jangan dibiar berlama-lama, sudah lewat dari semester 1 sekarang. Dan setelah ini, setelah ini tidak usah memperbincangkan hal-hal yang tak perlu. Yang harus dilakukan adalah segera lihat meja, segera pahami tugas pokok dan fungsi, segera laksanakan tugas yang diamanahkan kepada saudara-saudara semua,” pesannya.
Ia juga berpesan kepada kepala sekolah yang baru dilantik agar menjaga sekolah dengan baik dan menghindari pungutan jika memang gratis.
“Kepala sekolah, jaga betul-betul sekolah kita dengan baik, pegang amanahnya dengan baik, kalau memang gratis jangan ada pungutan,” kata Amsakar. (H)

