BatamNow.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi melantik tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Rabu (30/07/2025). Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam sekitar pukul 14.30 WIB.
Pelantikan ini merupakan langkah awal dari rotasi pejabat tinggi pratama yang dilakukan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra sejak keduanya menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mengalami pergeseran jabatan. Di antaranya, Tri Wahyu Rubianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kini dipercaya untuk memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Batam. Sedangkan Dahlina Nopilawati dipindahkan dari Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) menjadi Kepala Dinas Pertanahan.
Perubahan paling signifikan tampak pada jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam. Jefridin Hamid yang sebelumnya menjabat Sekda kini mengemban tugas sebagai Staf Ahli Wali Kota. Hingga pelantikan ini berlangsung, posisi Sekda belum resmi diisi oleh pejabat baru.
Lalu kapan jabatan Sekda akan diisi?
“Sekda-nya nggak boleh kosong, besok sudah harus ada penunjukan Plt. Setelah itu kita akan lelang jabatan, namanya open bidding,” kata Amsakar kepada wartawan dalam wawancara doorstop usai pelantikan, Rabu (30/07/2025).
@batamnow Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi melantik tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Rabu (30/07/2025). Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam sekitar pukul 14.30 WIB. Pelantikan ini merupakan langkah awal dari rotasi pejabat tinggi pratama yang dilakukan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra sejak keduanya menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mengalami pergeseran jabatan. Di antaranya, Tri Wahyu Rubianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kini dipercaya untuk memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Batam. Sedangkan Dahlina Nopilawati dipindahkan dari Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) ke Dinas Pertanahan. Perubahan paling signifikan tampak pada jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam. Jefridin Hamid yang sebelumnya menjabat Sekda kini mengemban tugas sebagai Staf Ahli Wali Kota. Hingga pelantikan ini berlangsung, posisi Sekda belum resmi diisi oleh pejabat baru. Lalu kapan jabatan Sekda akan diisi? “Sekda-nya nggak boleh kosong, besok sudah harus ada penunjukan Plt. Setelah itu kita akan lelang jabatan, namanya open bidding,” kata Amsakar kepada wartawan dalam wawancara doorstop usai pelantikan, Rabu (30/07/2025). Selain Jefridin, Nurzali yang sebelumnya memimpin Dinas Pertanahan juga turut dipindahkan dan ditugaskan sebagai Staf Ahli Wali Kota Batam. Sementara itu, posisi Kepala Disdik kini dipercayakan kepada Hendri Arulan, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Menariknya, jabatan tersebut pernah diemban Hendri di periode sebelumnya. Untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Hendri, Salim resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Di sisi lain, Leo Putra yang sebelumnya memimpin Dinas Sosial (Dinsos) digeser ke posisi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub). Baca selengkapnya melalui link di Bio. #batam #rempang #galang #barelang #batamnow #batamdaily #batamhits #batampunyacerita #semuatentangbatam #batamsirkel #batamnews #batamhariini #amsakarachmad #liclaudiachandra #fyp #fypシ #fypシ゚viral ♬ original sound – BatamNow.com
Selain Jefridin, Nurzali yang sebelumnya memimpin Dinas Pertanahan juga turut dipindahkan dan ditugaskan sebagai Staf Ahli Wali Kota Batam.
Sementara itu, posisi Kepala Disdik kini dipercayakan kepada Hendri Arulan, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Menariknya, jabatan tersebut pernah diemban Hendri di periode sebelumnya.
Untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Hendri, Salim resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Di sisi lain, Leo Putra yang sebelumnya memimpin Dinas Sosial (Dinsos) digeser ke posisi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
Amsakar Singgung Ada Pejabat Dinonjobkan Setelah Mendampinginya
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dalam dunia birokrasi. Ia menyampaikan bahwa dinamika dalam sistem pemerintahan menuntut penyesuaian terhadap tantangan dan kebutuhan yang terus berkembang.
“Rotasi, mutasi, promosi bahkan demosi adalah sesuatu yang lumrah di dunia birokrasi. Ini adalah sesuatu yang mesti kita jalani, kalau kita memilih berkarir di birokrasi,” kata Amsakar saat memberikan sambutan di atas podium.
Ia juga menyinggung tentang regulasi baru yang memperketat proses rotasi dan mutasi, serta ia juga menceritakan bagaimana dulu waktu ia masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam, yang saat itu Wali Kota Batam dijabat Muhammad Rudi.
Tak lupa juga Amsakar menceritakan bagaimana dulu ada pejabat Pemko Batam yang menemaninya saat melakukan safari Ramadan, maka pejabat yang mendampinginya itu akan nonjob apabila ketahuan.
“Kalau kemarin ada tiga orang aja misalnya yang ikut saya safari Ramadan, maka hari keempat bisa nonjob. Tapi sekarang setelah Februari ada edaran dari Menpan-RB dan BKN, maka regulasi soal rotasi, mutasi, promosi semakin ketat,” ujarnya.
Amsakar menambahkan bahwa proses pergeseran jabatan yang dilakukan kali ini merupakan bagian dari tahapan panjang, yang dimulai sejak awal masa jabatannya bersama Li Claudia.
“Proses ini cukup panjang, dimulai dengan job fit saat kami baru menjabat, untuk melihat rekan-rekan sekalian lebih cocok di posisi yang mana,” terangnya.
Ia juga menyatakan bahwa rotasi ini baru tahap pertama dan akan ada putaran berikutnya.
“Apa yang kita lakukan hari ini, akan ada putaran berikutnya. Jadi ini supaya posisinya kosong dan dapat dilakukan open bidding. Setelah itu akan ada perputaran lagi,” ujarnya. (A)


