Apa yang Akan Terjadi jika Terlambat Vaksin Kedua? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Apa yang Akan Terjadi jika Terlambat Vaksin Kedua?

by BATAM NOW
31/Jul/2021 10:35
5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Ilustrasi vaksinasi. (F: Freepik)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, keterlambatan vaksin dosis kedua tak akan berpengaruh terhadap pembentukan antibodi.

Dilansir Kompas.com, mantan Direktur RSUD Kota Tangerang menyebut, keterlambatan vaksinasi kedua juga tidak akan membuat vaksinasi pertama menjadi sia-sia. Namun, dia meminta kepada masyarakat agar tetap melakukan vaksinasi dosis kedua sesuai dengan jadwal.

“Untuk keterlambatan pemberian vaksin dosis kedua sebenarnya range itu 28 hari dari dosis pertama. Jika ada keterlambatan, tidak sia-sia juga dosis pertama yang disuntikan,” jelas Ati, kepada wartawan di gedung DPRD Banten, Jumat (30/07/2021).

5.610 Dosis Vaksin Sinovac

Ati menjelaskan, Pemerintah Provinsi Banten kembali mendapatkan kuota vaksin Sinovac berjumlah 5.610 dosis dari pemerintah pusat.

Kuota vaksin itu akan diprioritaskan untuk vaksinasi dosis kedua.

“Kemarin pemerintah pusat telah men-drop kepada Provinsi Banten sebanyak 5.610. Itu (vaksin) prioritasnya untuk dosis yang kedua, tidak boleh untuk dosis pertama,” kata Ati.

Ati mengatakan, Provinsi Banten menargetkan 9.229.383 orang divaksin hingga Februari 2022. Target itu terdiri dari 45.586 tenaga kesehatan, 456.149 petugas publik, 643.607 lansia, 6.877.059 masyarakat rentan dan umum, serta 1.207.002 remaja atau usia 12-7 tahun.

Capaian Vaksinasi

Per tanggal 29 Juli 2021, capaian vaksinasi dosis pertama untuk tenaga kesehatan di Banten 126 persen dari target sasaran atau 57.489 orang.

Baca Juga:  Gubernur Ansar: Jaga Kekompakan untuk Membangun Kepri

Sedangkan dosis kedua 110 persen atau sudah 50.393 orang.

Untuk kategori petugas publik, dosis pertama capaiannya sudah 174 persen atau  796.641 orang. Sedangkan dosis kedua 401.167 orang atau 87 persen.

Kemudian capaian pemberian vaksin dosis pertama untuk masyarakat kategori lansia berjumlah 141.437 orang atau 21 persen dari target sasaran.

Sedangkan dosis kedua baru 16 persen atau 107.242 orang.

Selanjutnya kategori masyarakat rentan dan umum yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama berjumlah 584.411 orang atau 8 persen. Untuk dosis kedua baru 2 persen atau 190.231 orang.

Terakhir untuk masyarakat kategori remaja atau usia 12-17 tahun yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama berjumlah 54.745 orang atau 0,05 persen. Untuk dosis keduanya baru 29 orang.

“Untuk capaian tenaga kesehatan dan pelayan publik sudah terpenuhi lebih dari 100 persen. Kemudian untuk yang belum terpenuhi masyarakat umum, lansia, dan remaja karena memang masyarakat umum dan remaja baru dimulai bulan Juli ini,” kata Ati.

Secara keseluruhan, capaian vaksin dosis pertama di Banten berjumlah 1.634.723 orang atau 17,71 persen.

Sedangkan capaian vaksin dosis kedua 8,12 persen atau 749.062 orang.(*)

Berita Sebelumnya

Mirip Obat, Vaksin Covid Baru Tak Perlu Disuntik Tapi Diminum

Berita Selanjutnya

Luhut: Pembangunan atau Pengembangan Infrastruktur Kini Lihat Dulu Kegunaannya

Berita Selanjutnya
Luhut Ogah Mengemis Investasi ke Tesla: Hey, You Need Us

Luhut: Pembangunan atau Pengembangan Infrastruktur Kini Lihat Dulu Kegunaannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com