BatamNow.com – Arus mudik menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, mulai menunjukkan peningkatan.
Lonjakan terlihat pada penumpang transportasi laut yang menggunakan layanan kapal Dumai Express Group.
Humas Dumai Express Group, Asmadi, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mulai terasa sejak Sabtu.
Pada hari biasa, jumlah penumpang berkisar 150 orang, dengan angka tertinggi sekitar 200 orang. Namun, pada Sabtu terjadi lonjakan hingga lebih dari 400 penumpang.
“Dari hari Sabtu sudah ada kenaikan. Tapi di hari Minggu yang lebih banyak 900 dan sudah ada kapal extra, untuk hari ini kurang lebih 700 penumpang dengan tujuan Buton, Bengkalis dan Dumai masih bisa terkendali tanpa kapal extra,” ujar Asmadi saat dihubungi BatamNow.com, Senin (22/12/2025).

Ia juga menjelaskan, kini rute Batam – Buton dilayani setiap hari dari yang sebelumnya hanya 3 hari dalam seminggu.
Asmadi menilai pola mudik tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika biasanya calon penumpang memesan tiket sejak H-7 hingga H-10, tahun ini mayoritas penumpang justru membeli tiket mendekati hari keberangkatan.
“Tahun ini agak beda. Mereka rata-rata beli tiket satu hari sebelum berangkat, bahkan di hari H. Biasanya di H-7 itu sudah kelihatan lonjakannya, sekarang justru ramainya pas hari keberangkatan,” jelasnya.
Terkait tarif, Asmadi memastikan tidak ada kenaikan harga tiket selama periode Nataru ini.
Untuk rute Dumai, tarif tetap sebesar Rp 590 ribu, sedangkan rute Buton sebesar Rp 390 ribu.
Ia memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi menjelang malam pergantian tahun, khususnya pada 26 hingga 29 Desember 2025.
“Biasanya yang paling ramai itu menjelang tahun baru. Arus mudik tahun baru justru lebih padat dibandingkan Natal,” ujarnya.
Saat ini, Dumai Express Group mengoperasikan kapal-kapal berkapasitas besar. Kapal dengan kapasitas paling kecil mampu mengangkut 273 penumpang, sementara kapal terbesar rata-rata berkapasitas 380 penumpang.
“Kapalnya sudah besar-besar. Kapasitas paling kecil sekitar 273 seat, dan yang paling besar rata-rata 380 seat. Sampai hari ini penumpang masih terangkut semua dan jika memang dibutuhkan atau penumpangnya ribuan, kita siap ada 3 kapal extra,” tutup Asmadi. (H)

