Banjir Bandang Terjang Perkampungan Cicurug Sukabumi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Banjir Bandang Terjang Perkampungan Cicurug Sukabumi

21/Sep/2020 22:25
Banjir Bandang Terjang Perkampungan Cicurug Sukabumi

Banjir bandang melanda Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Bara (foto inews)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Banjir bandang melanda Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/9) sekitar pukul 17.10 WIB. Beberapa mobil dan dua rumah warga dilaporkan hanyut akibat banjir bandang tersebut, serta dua orang dilaporkan hilang terbawa arus.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan, banjir disebabkan akibat hujan deras yang turun selama beberapa waktu.

“Pantauan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi satu unit rumah hanyut dan satu mobil hanyut akibat banjir ini,” kata Raditya dalam keterangan tertulisnya.

Kata Raditya, hujan deras memicu debit air Sungai Cipeuncit meluap dan menyebabkan banjir.

“Lokasi terdampak bencana ini berada di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi,” katanya.

BPBD Sukabumi masih melakukan pendataan di lokasi terdampak. Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sukabumi berada di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan evakuasi serta pendataan.

Selain itu, Raditya mengatakan wilayah Jawa Barat termasuk provinsi yang berpotensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang hingga dua hari ke depan, 22 – 23 September 2020.

Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi seperti angin kencang atau angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Angin puting beliung biasanya terjadi saat pergantian musim, dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya.

Sementara, Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna menuturkan petugas masih mendata tentang laporan orang hilang dan kerusakan akibat banjir bandang. (sumber cnnindonesia)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

3 Tokoh Siap Menjegal, Prabowo Subianto Terancam Terjungkal

Berita Selanjutnya

Lewat Cara Kreatif, Jaringan Pemilih Militan INSANI Ajak Warga Pilih Isdianto-Suryani

Berita Selanjutnya
Lewat Cara Kreatif, Jaringan Pemilih Militan INSANI Ajak Warga Pilih Isdianto-Suryani

Lewat Cara Kreatif, Jaringan Pemilih Militan INSANI Ajak Warga Pilih Isdianto-Suryani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com