Bantahan Kemenkes soal Ramai Isu Mendekati Bulan Puasa Kasus Covid-19 Melonjak - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Bantahan Kemenkes soal Ramai Isu Mendekati Bulan Puasa Kasus Covid-19 Melonjak

04/Feb/2022 07:13
Kemenkes Sebut Varian Delta Menyebar Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. (F: Kompas)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi membantah bahwa kenaikan kasus Covid-19 tergantung suatu peringatan keagamaan.

“Enggaklah, (kenaikan kasus Covid-19) ini kan bukan tergantung suatu peringatan keagamaan,” ujar Nadia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/2/2022).

Dilansir Kompas.com, Nadia mengatakan menjelang bulan puasa seperti sekarang, banyak digunakan masyarakat untuk pulang kampung dalam rangka, misalnya ziarah kubur.

“Sehingga mobilitas kan meningkat, jadi ini yang menyebabkan kasus meningkat dan juga karena protokol kesehatan,” imbuhnya.

Bantahan tersebut untuk menanggapi soal unggahan yang ramai di media sosial Facebook, menyebut bahwa kasus Covid-19 melonjak lagi menjelang bulan puasa.

Seperti unggahan oleh akun Facebook ini pada 27 Januari 2022. “Wis mendekati puasa corona bakal melonjak lagi,” tulisnya.

“Inilah Negaraqu, klo udh mau Nyampek bulan puasa Corona monculll Lg,” demikian tulis akun ini, Selasa (01/02/2022).

Kemenkes mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengecek kembali informasi yang beredar di media sosial.

“Banyak situs resmi yang dapat diakses dan memberikan informasi yang benar,” tandas Nadia.

Penyebab Kenaikan Kasus Covid-19

Nadia menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia melonjak belakangan ini.

Peningkatan kasus ini, salah satunya disebabkan oleh meluasnya varian Omicron di Tanah Air.

Baca Juga:  Awal April, Kepri Buka Seluruh Pintu Masuk Wisman

Diketahui, sejak Omicron muncul, banyak negara juga mengalami lonjakan kasus Covid-19.

“Kemungkinan besar (karena) varian Omicron kalau melihat kecepatan peningkatan jumlah kasus,” ujar Nadia, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (02/02/2022) pagi.

Hingga Rabu, kasus Omicron yang dilaporkan adalah 2.980, terdiri dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) 1.602, lokal 1.093, dan masih diverifikasi 285. 1.100 pasien sembuh, lima meninggal dunia.

Selain Omicron, peningkatan kasus juga disebabkan oleh peningkatan testing dan tracing.

“Iya, testing dan tracing yang tetap tinggi juga meningkatkan jumlah kasus yang dapat kita temukan,” tambah Nadia.

Upaya Pemerintah Menghadapi Lonjakan Kasus

Nadia menjelaskan, berbagai upaya antisipasi dilakukan pemerintah untuk menangani lonjakan kasus ini.

Di antaranya, yakni pengaktifan satgas, testing dan tracing agresif, memastikan kesiapan dukungan telemedisin untuk pasien isoman Covid-19, optimalisasi penggunaan Peduli Lindungi di tempat umum.

“Penambahan atau konversi tempat perawatan isolasi dan ICU, penambahan oksigen, ventilator, dan kesiapan obat-obatan,” tuturnya.

Nadia menambahkan, bahwa memang benar terjadi kenaikan positivity rate dalam seminggu terakhir sebesar 3,65 persen.

Per 30 Januari 2022, jumlah orang yang dites adalah 5,75 per 1.000 penduduk per minggu. Angka ini disebut jauh di atas angka anjuran WHO, yakni 1 per 1.000 penduduk per minggu. (*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Pendelegasian Sebagian Ruang Udara Kepri ke Singapura Jadi Polemik, Kemenhub Klaim Masih Menguntungkan

Berita Selanjutnya

Masuk Kriteria Ini? Selamat Ya! Anda Tidak Perlu Bayar Pajak

Berita Selanjutnya
Beli Sembako Bakal Kena Pajak, Bukti Negara Sangat Butuh Uang?

Masuk Kriteria Ini? Selamat Ya! Anda Tidak Perlu Bayar Pajak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com