BC Batam Dikabarkan Datangi PT Marinatama Gemanusa Namun Ditolak Masuk, Ada Apa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

BC Batam Dikabarkan Datangi PT Marinatama Gemanusa Namun Ditolak Masuk, Ada Apa?

by BATAM NOW
25/Jan/2025 19:25

Galangan kapal (shipyard) PT Marinatama Gemanusa di Tanjung Uncang, Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Sejumlah personel Bea dan Cukai (BC) Batam, dikabarkan mendatangi PT Marinatama Gemanusa, perusahaan galangan kapal (shipyard) di Tanjung Uncang, Sabtu (25/01/2025), namun ditolak.

Menurut sumber terpercaya BatamNow.com, personel BC Batam mendatangi galangan itu dengan menggunakan dua unit mobil, berjenis double cabin, berwarna silver dan di pintu belakangnya, bertuliskan “CUSTOMS” beserta logo Bea dan Cukai pada kaca belakang, serta mobil mini bus berwarna hitam polos.

Personel Bea dan Cukai Batam dikabarkan mendatangi galangan kapal (shipyard) PT Marinatama Gemanusa, di Tanjung Uncang, Sabtu (25/01/2025), namun ditolak masuk. (F: ist)

“Mereka (personel BC) datang dengan menggunakan dua mobil, tapi pada saat di gerbang pintu masuk galangan, mereka dihentikan pihak keamanan dan tidak diperbolehkan masuk,” ucapnya.

Belum diketahui apa maksud dan tujuan sejumlah personel BC Batam mendatangi galangan kapal di Kecamatan Batu Aji itu.

“Saya juga kurang tahu, kenapa BC Batam tiba-tiba datang ke galangan kapal itu, namun anehnya, mereka kan petugas yang diperintahkan Negara, tapi swasta tidak memberikan izin,” jelas sumber.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan Dan layanan Informasi (BKLI) BC Batam, Evi Octavia, yang dikonfirmasi melalui pesan di WhatsApp, belum merespons hingga berita ini diterbitkan.

Sedangkan Direktur PT Marinatama Gemanusa, Abun ketika coba dikonfirmasi melalui pesan di WhatsApp, diduga memblokir nomor wartawan media ini.

Diketahui, saat ini ada persoalan pelik di dalam galangan itu, di mana kapal MV CR 6 milik Yuan Yang Marine Sdn Bhd, yang diduga hasil kapal curian sedang dipotong di sana.

Kapal yang dipotong ini, adalah milik perusahaan asal Malaysia yang dicuri jaringan mafia laut dari perairan Johor, Malaysia, dan dibawa ke Batam pada November 2023.

Kapal tersebut dibawa ke Batam dengan menggunakan dokumen yang diduga dipalsukan pencurinya.

Kuasa Hukum Lapor Ke Mabes Polri, (Subjudul)

Kuasa hukum Yuan Yang Marine Sdn Bhd, kini melapor ke Mabes Polri untuk meminta perlindungan hukum atas kapal MV CR 6 milik kliennya yang diduga dicuri dari Malaysia lalu dipotong di salah satu shipyard di Kota Batam.

Saat ini Hermanto Manurung, SH dari Kantor Pengacara Hermanto Manurung & Associates, sedang di Mabes Polri untuk meminta perlindungan hukum dari negara.

Musababnya, ia melihat seperti tidak ada kepastian hukum atas permasalahan yang sedang dihadapi kliennya tersebut.

“Untuk itu kami mau memastikan bahwa tidak ada yang kebal hukum di negara ini,” kata Hermanto kepada BatamNow.com, Jumat (24/01).

Ia berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi dan jaminan kepastian hukum atas permasalahan tersebut.

“Saya sebagai praktisi hukum saya sangat malu melihat proses hukum yang terkesan barbar,” tukasnya.

Meski telah dilapor ke Polda Kepri dan kini menjadi objek perkara di pengadilan, kapal MV CR 6 diduga masih tetap dipotong di galangan kapal (shipyard) PT Marinatama Gemanusa. Bahkan potongannya sudah dikeluarkan dari lokasi penutuhan menuju lokasi penampungan, pada Jumat (17/01) lalu.

Adapun kuasa hukum pemilik MV CR 6 mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum ke Pengadilan Negeri Batam dengan register perkara nomor 21/Pdt.G/2025/PN.Btm. (A)

Berita Sebelumnya

Tim Advokasi: Segera Hentikan Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Warga Rempang!

Berita Selanjutnya

Romo Paschal Minta Pemerintah Indonesia Bersikap dan Pastikan Keadilan bagi PMI Korban Penembakan APMM di Malaysia

Berita Selanjutnya
Pengusaha Haji Permata Dikabarkan Tewas Ditembak di Laut

Romo Paschal Minta Pemerintah Indonesia Bersikap dan Pastikan Keadilan bagi PMI Korban Penembakan APMM di Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com