BatamNow.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SI Kerakyatan Daerah Kepulauan Riau (Kepri) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Batam, pada Rabu (27/08/2025).
Para mahasiswa awalnya berorasi di depan gerbang masuk menyampaikan aspirasinya dan sempat cek-cok dan berdebat dengan petugas Satpol PP yang berjaga karena tak juga diizinkan masuk.
Namun akhirnya, para mahasiswa diizinkan masuk setelah dilakukan koordinasi.
Semua mahasiswa yang mengadakan demo diterima di ruang Rapat Komisi III dan dihadiri langsung Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Ketua Komisi III Muhammad Rudi dan Muhammad Yunus anggota Komisi II.
Koordinator BEM SI wilayah Sumatera Bagian Utara, Muryadi Agus Priawan menyampaikan berberapa tuntutan mahasiswa terkait Kota Batam, mulai dari masalah pengelolaan sampah, banjir, jam operasional dump truck/ kontainer dan lainnya.
Ada 11 topik yang menjadi kersahan dan dituntut perbaikannya, yakni:
- Banjir;
- Sampah;
- Parkir;
- RKUHAP – Menolak Pasa-pasal bermasalah yang berpotensi membungkam kebebasan rakyat;
- Represifitas Aparat;
- MBG (Makan Bergizi Gratis);
- Guru Honorer;
- Mafia Pangan;
- Isu Infrastruktur & Jam Operasional Truk Kontainer/Dump Truck;
- Isu Agraria (Penimbunan di Kampung Tua Melayu Tanjung Uma);
- Batam Belum Layak Jadi Kota Anak. (H)




