BatamNow.com – Kabar pergantian pimpinan di Badan Usaha (BU) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM), Fasilitas dan Lingkungan (Fasling) BP Batam beredar di tengah sorotan terhadap pelayanan air minum kepada masyarakat pelanggang SPAM perpipaan yang dikelola BP Batam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jabatan Direktur BU SPAM Fasling BP Batam kini dijabat Pelaksana Harian (Plh) oleh Tumirah, yang adalah Wakil Direktur Pengelolaan Air Minum pada badan usaha tersebut.
Pergantian ini disebut-sebut berkaitan dengan belum optimalnya penanganan distribusi air, termasuk suplai air tangki ke sejumlah wilayah terdampak di Batam.
Sumber BatamNow.com di lingkungan Kantor BP Batam, Rabu (18/02/2026), tidak membantah kabar tersebut, namun enggan memberikan keterangan resmi.
“Saya juga mendengar kabar itu, namun untuk pastinya tanyakan saja pejabat yang berwenang,” ujar sumber di lantai II Gedung BP Batam, Batam Center.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Biro Umum BP Batam, M Taofan, melalui pesan WhatsApp terkait kebenaran penunjukan Plh yang disebut menggantikan Iyus Rusmana, belum mendapat respons hingga berita ini diturunkan.
Meski isu penunjukan Plh menguat, belum diketahui secara pasti sejak kapan jabatan Direktur BU SPAM Fasling tersebut dijabat oleh pelaksana harian.
Indikasi adanya perubahan di Direktorat SPAM Fasling mencuat saat terjadi gejolak distribusi air tangki di Batu Merah dan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, pekan lalu, rentetan kejadian setelah unjuk rasa bulan lalu.
Saat warga memprotes distribusi air lewat tangki tersendat, pejabat yang turun ke lapangan bukan Direktur SPAM yang sebelumnya dijabat Iyus Rusmana.
Penanganan keluhan warga justru dilakukan oleh Direktur Pengendalian Pengelolaan Lahan, Pesisir, dan Reklamasi, Denny Tondano, bersama Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto.
Publik juga mempertanyakan ketidakhadiran Deputi Bidang Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, yang sebelumnya aktif memantau distribusi air tangki di lapangan ketika aliran air perpipaan mengalami gangguan akibat persoalan teknis.
Bahkan di satu momen pengawasannya di lapangan Ariastuty terlihat memanjat jerjak tandon air yang disiapkan BP Batam di Tanjung Sengkuang.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari BP Batam terkait kabar pergantian pimpinan di BU SPAM Fasling maupun penjelasan mengenai struktur penanganan pelayanan air minum yang tengah menjadi sorotan masyarakat. (A)

