BP Batam Sajikan Daftar Bahan Kedai Kopi ke BPK: dari Merek Kapal Tanker hingga Susu Kental Manis - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

BP Batam Sajikan Daftar Bahan Kedai Kopi ke BPK: dari Merek Kapal Tanker hingga Susu Kental Manis

01/Nov/2026 09:51
Mengisi Jabatan Syahril Japarin

Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam di Batam Center. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Ada kopi dengan merek Kapal Tanker, teh Sariwangi, gula pasir, susu kental manis hingga aneka minuman kemasan dan lainnya.

Sekilas, daftar tersebut lebih mirip inventaris sebuah kedai kopi ketimbang bagian dari laporan keuangan sebuah lembaga pemerintahan.

Namun, itulah deretan bahan minuman yang tercatat dalam daftar persediaan inventaris BP Batam per 31 Desember 2025.

Kelompok persediaan bahan minuman tersebut memiliki nilai total Rp 15.071.500.

Kopi Kapal Tanker menjadi salah satu item dengan nilai terbesar.

Namanya boleh terdengar seperti armada pengangkut minyak, tetapi dalam daftar ini posisinya sebagai persediaan kopi.

Berikut sebagian rinciannya:

1. Kopi – Rp 9.774.000:

  • Kopi Kapal Tanker 650 gram: Rp 1.728.000
  • Kopi Kapal Tanker 650 gram: Rp 8.046.000.

2. Teh – Rp 1.010.000:

  • Teh Sariwangi isi 100: Rp 245.000
  • Teh Sariwangi isi 100: Rp 490.000
  • Teh Sariwangi isi 100: Rp 275.000.

3. Gula – Rp 2.437.500:

  • Gula pasir PSM: Rp 322.500
  • Gula PSM: Rp 2.115.000.

4. Susu – Rp440.000:

  • Susu kental manis 535 gram: Rp 440.000.

5. Minuman kemasan lainnya – Rp 1.215.000:

  • Milo sachet 3 in 1: Rp 390.000
  • Teh tarik isi 30 sachet: Rp 82.500.

Daftar “bahan kedai kopi” ini hanya sebagian kecil dari ribuan item persediaan barang inventaris lainnya yang dicantumkan BP Batam secara terperinci dalam laporan keuangan Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dokumen tersebut memuat rincian berbagai jenis barang, mulai dari bahan minuman hingga persediaan lainnya, dengan uraian yang mencapai ratusan halaman.

Bisa dibayangkan, jika tim pemeriksa BPK harus bekerja ekstra dan jeli meneliti satu per satu.

Bukan sekadar menghitung angka di atas kertas, tetapi juga menelusuri jenis, ukuran, jumlah, nilai, hingga memastikan apakah barang yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi fisiknya.

Sebab, memeriksa ribuan item persediaan itu tentu bukan pekerjaan ringan.

Kemungkinan. Tim BPK harus bekerja ekstra teliti, meski  bukan  sambil menyeruput kopi Kapal Tanker. (Red)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

GRANAT Kepri Soroti Deklarasi Antinarkoba THM Batam: Jangan Sekadar Diucapkan dan Ditandatangani

Berita Selanjutnya

Monyet Disebut Picu Blackout, Pagar Pengaman GI PLN Sei Harapan Tak Berubah

Berita Selanjutnya
Burung Pipit Mao Zedong Jadi Kambing Hitam, Binatang Liar Batam Disebut Penyebab Blackout Listrik

Monyet Disebut Picu Blackout, Pagar Pengaman GI PLN Sei Harapan Tak Berubah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com