Buat Pelanggan Ketagihan, Pemilik Warung Masukkan Narkoba ke Makanan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Buat Pelanggan Ketagihan, Pemilik Warung Masukkan Narkoba ke Makanan

by BATAM NOW
11/Sep/2021 21:32
Buat Pelanggan Ketagihan, Pemilik Warung Masukkan Narkoba ke Makanan

Petugas dari Kepolisian Lunan, Lianyungang City, China, memeriksa bumbu sebuah warung mi yang diketahui menjual makanannya bercampur narkoba, untuk membuat pelanggannya ketagihan.(F: ODDITY CENTRAL)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Lianyungang City – Seorang pemilik warung di China ditangkap, setelah memasukkan narkoba ke makanan dan membuat pelanggannya ketagihan.

Dilansir Kompas.com, pada akhir Agustus lalu, Pos Polisi Lunan di Lianyungang City, Provinsi Jiangsu, menerima informasi ada pemilik kedai mi yang nakal.

Si pemilik disebut memberikan bahan ilegal ke masakannya, sehingga mi-nya lebih menggiurkan dan membuat pelanggan ketagihan.

Rupanya, si pelapor baru-baru ini menonton video peringatan keselamatan publik tentang usaha curang yang mencampur sekam bunga poppy.

Bunga poppy merupakan tumbuhan musiman yang memiliki kuntum berwarna merah, putih, atau kuning dan berbentuk cangkir.

Untuk beberapa jenis, bunga itu menghasilkan getah mengandung senyawa yang bisa dikategorikan sebagai narkoba.

Si pelapor kemudian penasaran apakah kedai mi kesukaannya juga menggunakan cara curang tersebut, ternyata dugaannya tepat.

Si pemilik warung dilaporkan menambahkan bubuk bunga poppy ke makanan, sehingga menggugah selera dan bisnisnya meningkat.

Terinspirasi dari tayangan yang dia tonton, si pelapor membawa pulang sampel mi-nya dan menyerahkannya ke polisi.

Baca Juga:  Gandeng Ivan Gunawan Cosmetics, Kopi Wa Sukajadi Gelar Beauty Class Korean Look

Setelah diteliti, terungkap makanan tersebut mengandung paparverin, narkotika, dan senyawa asing lainnya dalam jumlah tinggi.

Kepolisian Lunan bekerja sama dengan brigade investigasi lingkungan makanan dan obat-obatan melakukan penggeledahan.

Mereka menyita satu pot besar minyak cabai yang dicampur dengan senyawa yang berasal dari bunga poppy.

Pejabat kepolisian Zhang Kaoshan mengatakan, minyak cabai bercampur narkoba itu membuat makanan terasa jauh lebih enak.

“Hidangan mi dingin secara keseluruhan rasanya enak, tapi makanannya membuat ketagihan dan membahayakan kesehatan,” ujar Zhang kepada awak media.

Saat dikonfrontasi, pemilik kedai yang bermarga Li mengakui dia tidak punya pilihan karena usahanya terdampak Covid-19.

Dilansir Oddity Central Jumat (10/09/2021), dia berujar mayoritas pelanggannya pergi karena penerapan lockdown.

Jadi, menjual mi bercampur narkotika merupakan satu-satunya cara untuk mengembalikan keuntungan yang hilang selama wabah.(*)

Berita Sebelumnya

Kepri Terbaik dalam Kemerdekaan Pers, Gubernur Ansar Segera Dapat Penghargaan

Berita Selanjutnya

Tolak 3 Periode, Jokowi Tegaskan Setia Konstitusi & Reformasi

Berita Selanjutnya
Jokowi Tiba-Tiba Ingatkan Lagi Warga Jangan Sepelekan Corona

Tolak 3 Periode, Jokowi Tegaskan Setia Konstitusi & Reformasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com