Wah Gawat! COVID-19 Tak Terkendali, Dokter Paru: Kami Sudah Kelelahan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Wah Gawat! COVID-19 Tak Terkendali, Dokter Paru: Kami Sudah Kelelahan

by Oki
09/Sep/2020 12:35
Wah Gawat! COVID-19 Tak Terkendali, Dokter Paru: Kami Sudah Kelelahan

Jumlah dokter paru dinilai tidak ideal untuk menangani COVID-19 yang terus meningkat jumlah kasusnya (Foto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Dokter paru termasuk salah satu garda terdepan dalam penanganan wabah Corona. Namun, Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dr Erlina Burhan, mengatakan dokter paru sudah kelelahan dalam menangani kasus Corona. Pasalnya, jumlah dokter paru jika dibandingkan dengan kasus COVID-19 masih jauh dari kata ideal.

“Kita, Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) ini sungguh diminta perannya dan memang harus kita akui bahwa kita memang sudah kelelahan, sebaran dokter paru tidak merata, karena dokter paru ini jumlahnya sedikit, tidak cukup untuk mengatasi kasus Covid 19 yang angkanya terus meningkat,” kata dr Erlina dalam konferensi pers PDPI Selasa (8/9/2020).

Sebagai gambaran, dokter paru di Indonesia hingga saat ini hanya sebanyak 1.106. Sementara idealnya, minimal harus ada 2.500 dokter paru di Indonesia.

“Jadi memang hanya 1.106 dokter paru yang sudah disampaikan juga oleh Pak Doni Monardo, mengatakan, ini dokter paru harus dijaga, karena jumlahnya sedikit dan tidak cukup untuk mengatasi COVID-19 yang angkanya terus meningkat,” lanjut dr Erlina.

Catatan PDPI terkait dokter paru di beberapa provinsi dengan perbandingan kasus COVID-19 memiliki rentang jumlah yang cukup jauh. Contohnya DKI Jakarta, DKI Jakarta hanya memiliki 187 dokter paru sementara harus menangani 47.397 kasus.

Hal yang sama terjadi di Jawa Barat yang hanya memiliki 130 dokter paru saat menangani 12.709 kasus. Tidak jauh berbeda pada Jawa Tengah yaitu sebanyak 90 dokter paru yang menangani kasus Corona sebanyak 15.615 kasus. Sementara itu kasus COVID-19 yang cukup sulit ditangani di Jawa Timur hanya memiliki 213 dokter paru. Jelasnya

(Sumber detik.com)

 

Berita Sebelumnya

Hari ini, Tak Pakai Masker Denda 250 Ribu

Berita Selanjutnya

8 Tenaga Medis Positif Covid 19, Puskesmas Tanjungbuntung Ditutup Sementara

Berita Selanjutnya
8 Tenaga Medis Positif Covid 19, Puskesmas Tanjungbuntung Ditutup Sementara

8 Tenaga Medis Positif Covid 19, Puskesmas Tanjungbuntung Ditutup Sementara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com