BatamNow.com – Seorang pria pekerja migran Indonesia (PMI) asal Malaysia berinisial R (21) dikabarkan kabur dari Pelabuhan Feri Internasional Batam Center padahal tes antigennya menunjukkan hasil reaktif Covid-19.
Kabar ini didapatkan media ini dari seorang sumber pada Minggu (13/02/2022) malam, dan kemudian ramai beredar di ruang percakapan personal maupun grup WhatsApp.
Informasi yang diperoleh BatamNow.com, petugas menyadari R kabur sebab ia tidak ada di dalam bus saat dilakukan pengecekan. Bus ini adalah angkutan yang digunakan untuk mengantar para PMI dari Pelabuhan Feri Internasional Batam Center ke rusun lokasi karantina di Tanjung Uncang, Kota Batam.
Malam itu, petugas pun langsung mencari R namun tak ditemukan.
“Telah dicari di seluruh ruangan BTC dan tidak ketemu lagi,” ujar sumber itu, Minggu malam.
BatamNow.com telah mencoba mengonfirmasi ke Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan PMI Daerah Perlintasan Wilayah Kepri yang Danrem 033/ Wira Pratama (WP) Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu sebagai komandan Satgassus. Namun hingga berita ini dinaikkan belum diketahui apakah R sudah ditemukan untuk menjalani karantina.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033/WP, Mayor Infanteri (Inf) Reza Fahlevi mengatakan pihaknya belum menerima laporan soal PMI yang kabur dari Pelabuhan Feri Internasional Batam Center itu.
“Kami belum terima laporan, sebentar saya cek,” Reza menjawab WhatsApp BatamNow.com, Senin (14/02) pukul 08.36.
Sementara Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/ Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan mengatakan pihaknya akan mengecek informasi PMI kabur itu. Begitu juga pernyataan Pasi Intel Kodim 0316/Batam Kapten Arh Patar Purba. (D/H/LL)

