Dirut PT BIB Akan Temui Kepala BP Batam, Konsep Desain Terminal 2 Bandara Hang Nadim oleh Korea Selatan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Dirut PT BIB Akan Temui Kepala BP Batam, Konsep Desain Terminal 2 Bandara Hang Nadim oleh Korea Selatan

by BATAM NOW
17/Feb/2024 16:00
Bahas Perubahan Desain “Ikan Marlin” pada Terminal 2 Bandara Hang Nadim, PT BIB Temui Kepala BP Batam Senin Lusa

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Sorotan Kepala BP Batam Muhammad Rudi SE, yang menduga terjadi keterlambatan pembangunan Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Hang Nadim Batam, akan dibahas bersama pihak PT Bandara Internasional Batam (BIB).

Muhammad Rudi yang juga Wali Kota Batam itu pun sempat mengatakan akan memanggil pihak PT Bandara Internasional Batam (BIB) sebagai pengelola bandara internasional itu untuk menanyakan perihal keterlambatan pembangunan T2.

Lalu kapan pertemuan akan dilakukan?

“Rencana hari Senin (19 Februari 2024) pukul 09.00, harusnya kan kemarin, Jumat ternyata beliau sibuk terus, kemarin baru jumpa sama tim teknis,” ujar Dirut PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, Sabtu (17/02/2024).

Pikri Ilham dikonfirmasi wartawan BatamNow.com, Hamansyah Rangkuti, di sela kesibukannya pada acara seremonial penerbangan perdana Batik Air (Malaysia) rute Batam – Kuala Lumpur, pada Sabtu (17/02).

Ditanya agenda yang akan dibahas pada pertemuan itu, Pikri Ilham mengatakan masih membahas desain interior.

“Jadi kan desain yang pertama, konseptual desain, tampak luarnya tapi ‘kan orang Korea ‘kan belum bisa bangun, kalau hanya tampak luarnya aja kan,” ujar Pikri.

Menurutnya, dalam pembangunan T2 itu tidak ada kendala dalam pengerjaan hanya saja prosesnya yang lama. Ia pun menuturkan perbandingan kultur kontraktor asal Indonesia dengan kontraktor asal Korea Selatan menjadi penyebab.

“Bedanya itu, kalau kontrator di Indonesia, ada gambar langsung bangun, kalau kontraktor Korea ini dia nggak mau, mereka harus pastikan dulu, misalnya pemilihan keramik, benar nggak ini, ukurannya ini nggak, dia nggak mau asal-asalan,” jelas Pikri.

“Bayangin, ribuan item pak yang diurus, ceiling-nya pakek apa, warna apa, catnya warna apa,” tambahnya.

Terminal 2 Bandara Hang Nadim Batam akan mengusung desain futuristik dan modern namun menyertakan kearifan lokal, merevisi desain awal yang berkonsep “Atap 1.000 Kuncup”. Nantinya, desain terminal baru itu akan menampilkan unsur ikan Marlin, kepak sayap burung elang dan batik serta flora dan fauna khas Kepri.

“Itu hasil dari riset dan desain mereka pak, kita ngak bisa kasih tahu aja, mereka nggak mau kita yang riset, mereka harus riset sendiri, apa yang terjadi, bagaimana keadaan di sini, segala macam lah, ribet kalau diceritain, dan mereka juga harus tau bagaimana perilaku orang Indonesia atau bisa disebut kebiasaannya lah ya,” jelas Pikri.

Baca Juga:  PT BIB: Bandara Hang Nadim Bertransformasi Menjadi The Next Level Airport

Diberitakan media ini, PT BIB menjelaskan bahwa pengerjaan Terminal 2 akan dimulai pengerjaannya setelah konsep desainnya dirampungkan. Demikian juga Detail Engineering Design (DED)-nya.

Konsep desain bandara itu ke depan akan lebih futuristik, modern dan luxury tanpa meninggalkan ciri khas kearifan lokalnya.

Kearifan lokal itu berupa kepak sayap burung elang dan batik, serta flora dan fauna khas Kepri.

Contoh pernak-pernik kearifan lokal itu, yakni bentuk Ikan Marlin yang dibalut dalam nuansa modern, futuristik dan luxury sehingga memberikan kesan yang jauh lebih baik.

Dan perubahan konsep desain yang fundamental dan menyeluruh tersebut baik eksterior maupun interior, membawa konsekuensi besar termasuk soal waktu atas semua desain perpaduan.

Estimasi BIB, butuh 35 bulan untuk merampungkan pembangunan Terminal 2.  Itu pun menunggu DED-nya selesai pada April atau Mei 2024.

Marlin di Batam

Mengutip WikiPedia, Marlin adalah sebutan untuk ikan dalam keluarga Istiophoridae.

Ikan Marlin memiliki tubuh yang memanjang, moncong atau paruh seperti tombak, dan sirip punggung yang panjang dan kaku yang memanjang ke depan membentuk jambul mirip layar pada kapal.

Ikan yang berhabitat di perairan hangat samudra ini terkenal dengan kecepatan berenangnya yang bisa mencapai 110 kilometer per jam.

Di Kota Batam, motif ikan Marlin diterapkan dalam berbagai desain.

Batik Ikan Marlin, kerajinan dari Kota Batam, Kepulauan Riau. (F: Disbudpar Batam)

Salah satunya diterapkan pada motif batik ikan Marlin, kerajinan Batam yang diinisiasi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Marlin Agustina istri Muhammad Rudi yang menjabat Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam.

Bus Kota Batam. (F: BatamNow)

Selain itu, motif ikan Marlin juga kini tampak digunakan pada badan bus kota Trans Batam. (Aman)

Editor: Pardomuan
Berita Sebelumnya

Penerbangan Perdana Batam-Kuala Lumpur, Batik Air (Malaysia) Angkut 160 Penumpang

Berita Selanjutnya

Musholla Annur Program CSR dari BRK Syariah Sudah Dapat Dimanfaatkan Masyarakat Dusun Sekubit

Berita Selanjutnya
Musholla Annur Program CSR dari BRK Syariah Sudah Dapat Dimanfaatkan Masyarakat Dusun Sekubit

Musholla Annur Program CSR dari BRK Syariah Sudah Dapat Dimanfaatkan Masyarakat Dusun Sekubit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com