BatamNow.com – Satu lagi mayat laki-laki pekerja batu miring di Perum Nagoya Valley, ditemukan pukul 00.20, atau 8 jam setelah tertimbun di reruntuhan tanah longsor.
Saat berita ini dimuat atas penemuan korban tengah proses evakusi dan akan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Nongsa untuk melakukan pemeriksaan medis. Ini menyusul temannya yang sudah duluan diantar ke RS itu.
“Korban sedang proses evakuasi dari titik lokasi ditemukan,” demikian Hendra melaporkan langsung dari lokasi kejadian dini hari ini, Sabtu (09/01/2021).
Sebelumya seorang teman sesama kerja ditemukan meninggal beberapa saat terjadi longsor. Jadi dua orang tewas ditempat. Seorang selamat dari timbunan tanah.
Tim rescue dari SAR Batam, Basarnas Tanjung Pinang berjumlah 6 orang bersama tim diturunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
Satu escavator bekerja nonstop selama 6 jam menggali reruntuhan tanah yang menimbun korban.
Kejadian mengenaskan itu terjadi Jumat (08/01) sekitar pukul 17.00.
Tiga pekerja itu sedang bekerja memasang mal batu miring di Perum Nagoya Valley RT/RW 002/005 Kelurahan Kampung Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Batam.
Saat korban sedang bekerja, hujan memang sedang turun dengan intensitas sedang. Seketika kejadian yang memakan korban pun terjadi.(*)

