Dugaan Teror ke Kantor BatamNews.co.id, Jadi Target Ratusan Order Fiktif Ojol - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Dugaan Teror ke Kantor BatamNews.co.id, Jadi Target Ratusan Order Fiktif Ojol

by BATAM NOW
27/Jul/2025 16:14
Dugaan Teror ke Kantor BatamNews.co.id, Jadi Target Ratusan Order Fiktif Ojol

Beberapa driver Ojol yang mendapat order fiktif dengan tujuan kantor redaksi BatamNews.co.id, di Batam Center, Minggu (27/07/2025). (F: Batamnews)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kantor redaksi media daring BatamNews.co.id di Batam Center, diduga mendapatkan teror dengan modus pesanan (order) fiktif ojek online (Ojol).

Informasinya hingga ratusan Ojol datang berangsur setelah mendapat order fiktif berupa layanan pengiriman dengan tujuan jemput di alamat kantor itu, di Komplek Nusantara Golden Blok A Nomor 1-2, Batam Kota.

Para pengemudi dari dua platform besar, Gojek dan Grab, mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB. Mereka mengaku mendapatkan pesanan untuk menjemput dokumen melalui fitur GoSend dan GrabExpress. Namun, saat tiba di lokasi, tak ada dokumen yang harus diambil.

“Awal mulanya, puluhan driver Ojol mendatangi kantor Batam News sekitar pukul 08.00 pagi. Dari pengakuan mereka, semua menerima orderan penjemputan dokumen,” kata Chief Executive Officer (CEO) BatamNews.co.id, Zuhri Muhammad, kepada BatamNow.com melalui sambungan telepon, Minggu (27/07/2025) sore.

Jumlah pengemudi terus bertambah seiring waktu. Hingga pukul 09.00 WIB, gelombang kedatangan pengemudi ojek online masih berlangsung. “Driver lainnya juga berdatangan hingga jumlahnya mencapai ratusan,” ujar Zuhri.

Kemudian tim redaksi BatamNews.co.id segera menaikkan berita terkait kejadian tersebut di situs mereka. Tak lama setelah berita tayang, arus kedatangan driver Ojol mulai berkurang dan situasi berangsur kondusif.

“Setelah kami memberitakan peristiwa itu, para driver berhenti berdatangan,” kata Zuhri.

Zuhri menyebut, pihaknya menduga kuat bahwa kejadian tersebut bukanlah aksi iseng belaka. “Kami merasa ini bukan keisengan atau sekadar salah pencet. Kami menduga peristiwa ini seperti bentuk teror yang ditujukan kepada kami,” ujarnya.

Ia mengatakan telah mencoba menghubungi pihak aplikator—Grab dan Gojek—untuk menelusuri siapa pelaku di balik order fiktif itu. Namun hingga kini, belum ada tanggapan dari kedua perusahaan.

“Kami sudah mencoba menghubungi pihak aplikator agar kami tahu siapa pelakunya dan agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya serta segera ditindaklanjuti,” ujar Zuhri.

Selain menghubungi aplikator, Zuhri juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), termasuk ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) unit Cyber Crime. Polisi dari unit tersebut sudah datang ke kantor BatamNews pada pagi hari.

“Kami juga sudah melaporkan peristiwa ini ke Polda Kepri. Tim Cyber Crime Ditreskrimsus juga sudah datang ke kantor setelah laporan dibuat,” kata Zuhri.

Ia tidak menutup kemungkinan bahwa aksi teror itu berkaitan dengan pemberitaan yang dimuat BatamNews.co.id. Namun, ia menegaskan bahwa jika ada pihak yang keberatan atas suatu pemberitaan, sebaiknya menggunakan mekanisme hak jawab yang diatur oleh Undang-undang Pers.

“Kalaupun peristiwa ini terjadi karena berita yang kami tayangkan, kami berharap agar pihak yang merasa keberatan atau terlibat dalam pemberitaan itu mengirimkan hak jawab atau hak koreksi kepada kami. Bukan dengan cara meneror seperti ini,” tegasnya.

Zuhri menyayangkan peristiwa tersebut dan menilai bahwa tindakan intimidasi terhadap media bisa mengancam kebebasan pers. Ia berharap kejadian ini segera diusut tuntas oleh pihak berwenang. (A)

Berita Sebelumnya

HMI Batam Siap Gelar Konfercab XX: Forum Sah untuk Konsolidasi dan Regenerasi Kepemimpinan

Berita Selanjutnya

AJI Batam Kecam Teror Terhadap Media di Kepri Lewat Order Fiktif, Desak Polisi Usut Pelaku

Berita Selanjutnya
AJI Batam Kecam Teror Terhadap Media di Kepri Lewat Order Fiktif, Desak Polisi Usut Pelaku

AJI Batam Kecam Teror Terhadap Media di Kepri Lewat Order Fiktif, Desak Polisi Usut Pelaku

Comments 3

  1. Sandi says:
    10 bulan ago

    Harus di telusuri
    klu bukan teror berarti penipuan
    dan abg ojeknya telah dirugikan

    Balas
  2. haris says:
    10 bulan ago

    ini sepertinya penipuan
    harus di telusuri
    semoga Polisi nya mau mengungkap kejadian ini

    Balas
  3. ayunda says:
    10 bulan ago

    teror ini
    usut tuntas
    POLDA KEPRI HARUS MENGUNGKAP
    teror ini

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com