Fakta-fakta Delmicron, Gabungan Antara Varian Delta dan Omicron - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Fakta-fakta Delmicron, Gabungan Antara Varian Delta dan Omicron

25/Des/2021 22:49
Waspada! Varian Corona Lambda Disebut Kebal Vaksin Covid-19

Ilustrasi mutasi virus Covid-19. (F: Edward Ricardo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Covid-19 varian Omicron masih terus menyebar luas ke berbagai negara di dunia. Di tengah penyebaran Omicron yang kian masif ini, publik dihebohkan oleh kemunculan Delmicron.

Dilansir Kompas.com, Delmicron bukanlah varian baru dari virus corona, melainkan istilah untuk gabungan atau kombinasi dari dua strain yang ada, yakni varian Delta dan Omicron.

Kemunculan apa yang disebut Omicron ini otomatis semakin membuat masyarakat khawatir, sebab baik varian Delta atau varian Omicron, keduanya termasuk kategori Variants of Concern (VoC) menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Berikut adalah sejumlah fakta tentang Delmicron

Menyebar Cepat di AS dan Eropa

Dilansir dari Deccan Herald, Jumat (24/12/2021), Delmicron adalah varian ganda dari Covid-19 yang menyebar dengan cepat di AS dan Eropa.

Mengutip laporan anggota gugus tugas Covid-19 Maharashtra India Dr Shashank Joshi, Delmicron telah menyebabkan lonjakan kasus atau tsunami kecil di seluruh AS dan Eropa.

Sementara itu, Times of India melaporkan, karena merupakan gabungan dari Delta dan Omicron, Delmicron dianggap bisa sangat menular dan dapat menyebabkan gejala yang parah.

Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih jauh terkait temuan varian Delmicron ini, terutama untuk mendapatkan pengetahuan terperinci tentang sifatnya.

Gejala Umum Delmicron

Sejauh ini Delmicron cenderung menunjukkan gejala yang tidak jauh berbeda dengan varian induknya. Gejala-gejala umum Delmicron di antaranya:

  • Suhu tinggi
  • Batuk terus-menerus
  • Kehilangan atau perubahan pada indra penciuman atau perasa
  • Sakit kepala
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan

Varian Delta hingga kini masih menjadi varian dominan penyebaran Covid-19 di dunia. Varian ini bertanggung jawab bertanggung jawab atas gelombang kedua virus corona yang merenggut jutaan nyawa di seluruh dunia pada April hingga Juni lalu.

Baca Juga:  Realisasi APBD Kepri 2021 Belum Maksimal. Anggaran Setda Rp 368 Miliar dan Sekretariat DPRD Rp 168 M

Varian Delta bisa menyebabkan gejala yang parah dan risiko rawat inap pada pasien lebih besar dibandingkan corona varian sebelumnya.

Sementara varian Omicron, sejauh ini memiliki gejala yang lebih ringan ketimbang varian Delta. Namun Omicron memiliki potensi penularan yang cepat.

Para ahli percaya bahwa varian Omicron dapat melampaui kekebalan yang diberikan oleh infeksi dan vaksinasi alami. Gejala awal infeksi Omicron diantaranya sakit tenggorokan, sakit kepala dan kelelahan. Kehilangan bau dan rasa tidak dilaporkan dalam kasus omicron.

WHO Belum Beri Penjelasan Terkait Delmicron

WHO, dilansir dari India Today, belum memberikan penjelasan lebih jauh terkait varian Delmicron. Begitu juga dengan Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC).

Keduanya masih belum mengatakan apa-apa seputar klaim varian baru yang disebut Delmicron. Istilah tersebut muncul setelah dilaporkan oleh Dr Shashank Joshi.

Dr Joshi tampaknya benar-benar berbicara tentang situasi di mana varian Delta dan Omicron menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di wilayah tertentu.

Jadi, ini bukan varian baru dari novel coronavirus tetapi pada dasarnya adalah situasi di mana varian Delta dan Omicron ditemukan hadir pada pasien Covid-19 yang sama atau menyebar dengan cepat di wilayah yang sama.

Untuk meresmikan sebuah nama varian novel coronavirus, WHO harus mengidentifikasinya terlebih dahulu baru kemudian memberinya label atau nama.

Nama-nama tersebut dipilih setelah konsultasi yang luas dan tinjauan dari banyak sistem penamaan potensial.

WHO memberikan label untuk varian yang ditetapkan sebagai Variants of Interest atau Variants of Concern. Perlu disebutkan bahwa meskipun WHO menetapkan nama-nama ini, WHO juga tetap menggunakan nama ilmiah. Varian Omicron sendiri memiliki nama ilmiah B.1.1.529. (*)

Berita Sebelumnya

Positif Covid Naik 255 Kasus, Enam Orang Meninggal Dunia

Berita Selanjutnya

Do’s and Don’ts Sebelum dan Sesudah Vaksin Covid-19 Anak 6-11 Tahun

Berita Selanjutnya
Vaksin Sinovac Disuntikkan ke Anak, Ini Tingkat Kemanjurannya

Do's and Don'ts Sebelum dan Sesudah Vaksin Covid-19 Anak 6-11 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com