BatamNow.com, Jakarta – Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kementerian Koperasi dan UKM akan dilaksanakan dari Februari sampai April 2022 dan akan diresmikan pada 30 Maret 2022 di Kota Batam, Kepulauan Riau. Kementerian Koperasi dan UKM bertindak selaku Movement Manager dan Pemerintah Provinsi Kepri sebagai Key Opinion Leader (Brand Ambassador).
“Keberhasilan Gernas BBI dapat tercapai melalui kolaborasi serta dukungan seluruh stakeholders, serta masyarakat Kepri,” kata Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Hanung Harimba Rachman, dalam keterangan persnya yang diterima BatamNow.com, di Jakarta, Sabtu (19/02/2022).
Hanung berharap Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas yang strategis, akan menjadi Base Mirroring kegiatan perdagangan dan event strategis lain yang diselenggarakan di Singapura. “Kegiatan Mirroring ini diharapkan difollow-up seluruh stakeholders terkait,” tambah Hanung.
Lebih dari itu, sambungnya, Gernas BBI di Kepri diharapkan tidak lagi menjadi one-time event. Tetapi, berubah menjadi suatu gerakan nasional yang berkelanjutan dalam upaya mendorong pertumbuhan UMKM naik kelas serta melangkah ke pasar yang lebih luas baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Bahkan, Bangga Buatan Indonesia 2022 juga diharapkan tidak hanya menyasar seluruh komponen bangsa yang berada di dalam wilayah NKRI untuk bangga memakai produk buatan Indonesia, tapi juga menjangkau seluruh WNI dan diaspora yang berada di luar negeri untuk tetap bangga memakai produk buatan Indonesia.
“Gernas BBI juga diharapkan dapat menjadi momen untuk mendorong ekspor produk UMKM ke berbagai negara dengan melibatkan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan,” tukasnya.
Gernas di Kepri berlangsung dengan dukungan seluruh stakeholders, seperti Bank Indonesia, OJK, seluruh OPD Pemprov Kepri, Bank Himbara, perbankan, marketplace, serta Top Brand.
Hanung menambahkan, terlihat adanya indikator keberhasilan Gernas BBI. Misalnya, jumlah on-boarding UMKM melalui digitalisasi di platform e-commerce, nilai transaksi selama kampanye Gernas BBI yang dihitung dari semua aktivitas Gernas BBI, pendampingan kewirausahaan, hingga optimalisasi DIGIKU (Himbara).
Juga, jumlah on-boarding Bela Pengadaan dan e-Katalog LKPP, Kampanye Bulanan, Penggunaan QRIS, Peningkatan Literasi keuangan (QRIS, SIAPIK, YOKKE, dan lain-lain), dapat dicapai bersama selama periode Februari-April 2022. (RN)

