Habib Rizieq Sebut 5 Menteri Lebih Layak Dihukum karena Buat Onar soal Corona - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Habib Rizieq Sebut 5 Menteri Lebih Layak Dihukum karena Buat Onar soal Corona

by BATAM NOW
27/Mar/2021 09:40
Rizieq Shihab Beberkan Kronologi Terpapar Covid-19

Eks pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. (F: AP/Achmad Ibrahim)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Habib Rizieq Syihab tak terima didakwa menyebarkan berita bohong atau hoaks yang menimbulkan keonaran terkait data swab saat dirawat di RS UMMI, Bogor, pada akhir November.

Habib Rizieq menyatakan perawatannya di RS Ummi karena sedang sakit. Namun ia tak menyangka perawatannya tersebut justru berujung sebagai tersangka hingga terdakwa karena menyembunyikan data swabnya.

Padahal menurut Habib Rizieq, kerahasiaan data pasien telah diatur dalam UU Kesehatan. Sehingga ia menganggap hal yang dilakukannya dengan tidak mempublikasikan hasil swab sama sekali tidak menyalahi aturan.

Bahkan Habib Rizieq menilai, terdapat 5 menteri yang lebih layak didakwa menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran. Sebab ia menganggap pernyataan para menteri itu jauh berpotensi menimbulkan keonaran ketimbang hal yang dilakukannya.

“Semestinya kepolisian dan kejaksaan memproses para pejabat yang selama ini sebar kebohongan tentang Covid-19 sehingga nyata-nyata menimbulkan keonaran dan kedaruratan kesehatan masyarakat,” ujar Habib Rizieq saat membaca eksepsi terkait kasus data swab di PN Jaktim, Jumat (26/03/2021).

Berikut daftar 5 pejabat yang menurut Rizieq lebih layak dihukum karena memunculkan keonaran:

1. Menko Polhukam Mahfud MD membohongi masyarakat bahwa cukup dengan olahraga untuk menghadapi pandemi Covid-19.

2. Menko Maritim Luhut membohongi masyarakat bahwa virus corona tidak kuat dengan cuaca Indonesia.

3. Menko Perekonomian Airlangga membohongi masyarakat bahwa corona tidak akan masuk Indonesia.

4. Mantan Menkes Terawan membohongi masyarakat bahwa orang sehat hadapi COVID-19 tidak perlu masker dan yang sakit pun akan sembuh sendiri sehingga tidak perlu diobati.

5. Menhub Budi Karya membohongi masyarakat bahwa nasi kucing membuat kebal dari corona.

Ia menyayangkan sikap aparat penegak hukum yang seolah membeda-bedakan perlakuan seseorang. Padahal, kata dia, setiap orang seharusnya berkedudukan setara di hadapan hukum.

“Selain itu masih ada 37 pernyataan blunder tentang Covid sebagaimana laporan LP3S. Kenapa mereka semua tidak diproses hukum ?! Apa mereka kebal hukum?! Apa hukum hanya berlaku bagi saya dan orang-orang yang dekat dengan saya?” tegasnya.

Atas alasan itulah, dalam eksepsinya, Habib Rizieq tegas meminta agar penegak hukum dapat berlaku lebih adil kepada semua pihak.

“Diskriminasi hukum seperti ini tidak boleh dibiarkan karena akan merusak tatanan hukum dan menghancurkan sendi-sendi keadilan. Kriminalisasi pasien, dokter dan rumah sakit merupakan kejahatan kemanusiaan yang wajib dihentikan,” kata Rizieq.

“Semoga Majelis Hakim Yang Mulia bisa menjadi lokomotif perjuangan penegakan hukum yang berkeadilan berdasarkan ketuhanan yang maha esa,” tutupnya.(*)

Berita Sebelumnya

Lapisan Es Abadi di Bumi Mencair Makin Cepat, Apa Artinya?

Berita Selanjutnya

Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang! Ternyata Begini Alasannya

Berita Selanjutnya
Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang! Ternyata Begini Alasannya

Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang! Ternyata Begini Alasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com