BatamNow.com – Ramai dalam berita media online, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan mengendarai sepeda motor mewah tanpa menggunakan helm sebagai alat pengaman diri wajib bagi pengendara.
Kelas motor yang ditungganginya itu pun tidak main-main: bermesin Milwaukee-Eight ™ 114, berkapasitas 1.868 cc bermerek Harley-Davidson FXDR 114, diperkirakan dibanderol harga sekitar Rp 600 juta.
Rekaman video Iman Sutiawan “memamerkan” aksi mengendara tanpa helm sempat diunggah di media sosial Instagram @iman_sutiawan75 yang kemudian dihapus setelah menuai kritik dari warganet.
Dalam video yang beredar, Iman hanya mengenakan kemeja loreng, celana jins berwarna biru dongker, serta kacamata hitam dan topi hitam.
Ia tampak santai menyusuri jalanan, melaju dari kawasan Sekupang hingga Flyover Sei Ladi.
@batamnow Ramai dalam berita media online, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan mengendarai sepeda motor mewah tanpa menggunakan helm sebagai alat pengaman diri wajib bagi pengendara. Kelas motor yang ditungganginya itu pun tidak main-main: bermesin Milwaukee-Eight ™ 114, berkapasitas 1.868 cc bermerek Harley-Davidson FXDR 114, diperkirakan dibanderol harga sekitar Rp 600 juta. Rekaman video Iman Sutiawan "memamerkan" aksi mengendara tanpa helm sempat diunggah di media sosial Instagram @iman_sutiawan75 yang kemudian dihapus setelah menuai kritik dari warganet. Dalam video yang beredar, Iman hanya mengenakan kemeja loreng, celana jins berwarna biru dongker, serta kacamata hitam dan topi hitam. Ia tampak santai menyusuri jalanan, melaju dari kawasan Sekupang hingga Flyover Sei Ladi. Aset Harley-Davidson Tak Ada dalam LHKPN KPK Sebagai orang nomor satu di DPRD Kepri, yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai Gerindra Kepri, Iman tak ada mencantumkan aset Harley-Davidson FXDR 114 dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada KPK. Dikutip dari laman LHKPN, diketahui Iman terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 26 Juli 2024, kala ia mencalonkan diri sebagai DPRD Kepri. Dari laporan itu, ia memiliki total harta kekayaan senilai Rp 1,44 miliar, terdiri dari tanah dan bangunan seluas 64 m²/ 62 m² di Kota Batam, hasil sendiri senilai Rp 1 miliar lebih. Kemudian, alat transportasi dan mesin berupa mobil Toyota Fortuner tahun 2017 hasil sendiri senilai Rp 380 juta serta motor Yamaha N-Max tahun 2018 hasil sendiri senilai Rp 20 juta. Harta bergerak lainnya, senilai Rp 152 Juta. Kas setara Kas Rp 815 juta dengan subtotal sebesar Rp 2,3 miliar serta memiliki utang senilai Rp 938 juta. Lalu berapa harta kekayan Iman pada tahun 2026 untuk laporan periodik 2025? Sejak penutupan pendaftaran harta kekayaan para pejabat pada 31 Maret 2026, tak terdapat laporan harta kekayaan Iman di laman LHKPN-KPK. Iman Sutiawan yang termasuk wajib LHKPN, tampaknya kurang rutin melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Dalam situs KPK, tak ada laporan untuk tahun 2020, 2021,2022 dan 2023. Kecuai LHKPN tahun 2019, Iman Sutiawan memiliki total harta sebesar Rp 650 juta. Tahun 2018 total kekayaanya Rp 650 juta dan tahun 2017 Rp 655 juta. Jejak Karier Iman Sutiawan Sebelum menjabat di DPRD Provinsi, Iman Sutiawan diketahui terlebih dahulu berkarier di DPRD Kota Batam. Berikut jabatan yang pernah di duduki nya: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam (2014—2019) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam (2019—2020) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (2024-sekarang) Saat diklarifikasi tentang sorotan publik kejadian mengendara motor yang disorot tak mengedukasi publik dan tidak adanya laporan harta kekayaan tahun 2025 di LHKPN-KPK, Iman Sutiawan tak merespons. Baca di BatamNow.com #batam #batamnow #fyp #batamtiktok #batamhits ♬ MONTAGEM COMA – ANDROMEDA & elysian.
Aset Harley-Davidson Tak Ada dalam LHKPN KPK
Sebagai orang nomor satu di DPRD Kepri, yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai Gerindra Kepri, Iman tak ada mencantumkan aset Harley-Davidson FXDR 114 dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada KPK.
Dikutip dari laman LHKPN, diketahui Iman terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 26 Juli 2024, kala ia mencalonkan diri sebagai DPRD Kepri.
Dari laporan itu, ia memiliki total harta kekayaan senilai Rp 1,44 miliar, terdiri dari tanah dan bangunan seluas 64 m²/ 62 m² di Kota Batam, hasil sendiri senilai Rp 1 miliar lebih.
Kemudian, alat transportasi dan mesin berupa mobil Toyota Fortuner tahun 2017 hasil sendiri senilai Rp 380 juta serta motor Yamaha N-Max tahun 2018 hasil sendiri senilai Rp 20 juta.
Harta bergerak lainnya, senilai Rp 152 Juta.
Kas setara Kas Rp 815 juta dengan subtotal sebesar Rp 2,3 miliar serta memiliki utang senilai Rp 938 juta.
Lalu berapa harta kekayan Iman pada tahun 2026 untuk laporan periodik 2025?
Sejak penutupan pendaftaran harta kekayaan para pejabat pada 31 Maret 2026, tak terdapat laporan harta kekayaan Iman di laman LHKPN-KPK.
Iman Sutiawan yang termasuk wajib LHKPN, tampaknya kurang rutin melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Dalam situs KPK, tak ada laporan untuk tahun 2020, 2021,2022 dan 2023.
Kecuai LHKPN tahun 2019, Iman Sutiawan memiliki total harta sebesar Rp 650 juta.
Tahun 2018 total kekayaanya Rp 650 juta dan tahun 2017 Rp 655 juta.
Jejak Karier Iman Sutiawan
Sebelum menjabat di DPRD Provinsi, Iman Sutiawan diketahui terlebih dahulu berkarier di DPRD Kota Batam.
Berikut jabatan yang pernah di duduki nya:
- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam (2014—2019)
- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam (2019—2020)
- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (2024-sekarang)
Saat diklarifikasi tentang sorotan publik kejadian mengendara motor yang disorot tak mengedukasi publik dan tidak adanya laporan harta kekayaan tahun 2025 di LHKPN-KPK, Iman Sutiawan tak merespons. (A)
