India Siap Ekspor 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Novavax ke Indonesia - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

India Siap Ekspor 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Novavax ke Indonesia

by BATAM NOW
21/Nov/2021 13:33
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 500 Ribu, Sudah Termasuk Biaya Suntik

Ilustrasi vaksin Covid-19. (F: Pixabay)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – India telah menyetujui ekspor 20 juta dosis vaksin Covid-19 Novavax, yang dibuat oleh Serum Institute of India ke Indonesia, menurut dokumen pemerintah yang dilihat oleh Reuters.

Vaksin, yang oleh SII disebut Covovax, memiliki izin penggunaan darurat di Indonesia tetapi tidak di India. SII mengatakan kepada Reuters bulan lalu bahwa mereka dapat memproduksi hingga 100 juta dosis Covovax pada Desember.

Dilansir Tempo.co, Pemerintah India juga telah memutuskan untuk mengizinkan ekspor 10 juta dosis AstraZeneca, yang dibuat oleh SII, bermerek Covishield, ke program berbagi vaksin global COVAX, kata dua sumber. Pengiriman akan dimulai bulan depan, salah satu sumber mengatakan, untuk pertama kalinya sejak April.

Kepala eksekutif SII mengatakan, bahwa perusahaan yang dikelola keluarganya mengharapkan untuk mengekspor 20-30 juta dosis Covishield ke COVAX pada bulan November dan jumlah yang sama pada bulan Desember, dengan volume yang jauh lebih besar dari Januari setelah kebutuhan India hampir terpenuhi.

Salah satu sumber mengatakan pemerintah pertama-tama ingin memastikan dosis yang cukup untuk menginokulasi sepenuhnya hampir semua 944 juta orang dewasa India, kemungkinan pada Januari. Target tentatifnya adalah memiliki sekitar 1,7 miliar dosis secara total.

Baca Juga:  Sekda Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Maulid Nabi Tingkat Provinsi Kepri

India sejauh ini telah memberikan setidaknya satu dosis untuk 81 persen  orang dewasa dan dua dosis untuk 41 persen.

Sumber mengatakan pemerintah tidak memiliki rencana untuk mengizinkan suntikan booster bagi warganya.

Salah satu sumber juga mengatakan pemerintah tidak berencana memesan pil Covid-19 buatan Merck & Co dan Ridgeback Biotherapeutics.

Regulator India saat ini sedang mempelajari data obat, yang akan dibuat oleh perusahaan domestik seperti Dr. Reddy’s Laboratories, Aurobindo Pharma, Cipla, Emcure Pharmaceuticals. Sun Pharmaceuticals, dan Torrent Pharmaceuticals. Perusahaan akan langsung memasarkan produknya ke rumah sakit dan lainnya, kata sumber tersebut. (*)

Berita Sebelumnya

Fenomena Tingginya Angka Perceraian di Batam. Berdampak pada Rapuhnya Kehidupan Bangsa

Berita Selanjutnya

Sekolah Berasrama di Batam Rentan Kekerasan. Ketua PKPAID: Perlindungan Anak Tidak Maksimal

Berita Selanjutnya
Anggota TNI Dikeroyok Hingga Tewas di Kebayoran Baru

Sekolah Berasrama di Batam Rentan Kekerasan. Ketua PKPAID: Perlindungan Anak Tidak Maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com