Ini Beda Vaksin Sinovac untuk Dewasa dan Anak-anak - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ini Beda Vaksin Sinovac untuk Dewasa dan Anak-anak

03/Nov/2021 17:30
Vaksin Covid-19 akan Tiba di Tanjung Pinang Besok

Vaksin Sinovac. (F: ugm.ac.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Sinovac bagi orang dewasa dan anak usia 6-11 tahun. Lantas apa perbedaannya.

Dilansir CNBCIndonesia.com, ternyata perbedaannya terletak pada dua hal. Pertama, terkait kandungan vaksin yang diberikan. Pada orang dewasa, vaksin Sinovac diberikan sebanyak 0,5 ml dengan kandungan 0,5 mikrogram sebanyak dua kali.

Pada anak usia 6-11 tahun diberikan vaksin Sinovac sebanyak 0,5 ml dengan kandungan 0,3 mikrogram. Vaksin ini diberikan sebanyak dua kali.

“Jadi dipakai dosis yang rendah tapi efektivitasnya tinggi dan sama dengan yang dosis orang dewasa. Dari hasil uji klinis ya begitu. Di China, Bangkok efek uji klinisnya sama, aman,” kata Ketua Tim Riset Uji Klinis vaksin Covid-19 dari Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (03/11/2021).

Kedua rentan waktu penyuntikan. Pada orang dewasa diberikan dalam rentan waktu 14 hari. maka pada anak-anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan suntikan vaksin diberikan dalam rentan waktu 28 hari.

Baca Juga:  Data Anggota Polri Bocor, Dibobol Hacker dari Brasil?

Sebelumnya Kepala BPOM Penny Lukito mengungkapkan efikasi vaksin Sinovac pada anak sama dengan efikasi vaksin pada orang dewasa seperti hasil uji klinis tahap tiga yang dilakukan di Bandung sebesar 65,3%.

“Jadi, hasil uji klinik dari anak-anak ini tentunya lebih pada aspek keamanan dan aspek dari imunogenisitasnya. Ya jadi imunogenisitasnya menunjukkan persentasenya yang cukup tinggi ya, 96%,” ujar Penny Lukito. (*)

Berita Sebelumnya

Google: 89 Persen Orang Indonesia Pakai Password Lemah

Berita Selanjutnya

Gubernur Ingatkan Antisipasi Kebutuhan Sembako Jelang Nataru

Berita Selanjutnya
Gubernur Ingatkan Antisipasi Kebutuhan Sembako Jelang Nataru

Gubernur Ingatkan Antisipasi Kebutuhan Sembako Jelang Nataru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com