IPW Dorong Reformasi Kultural di Tubuh Polri - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

IPW Dorong Reformasi Kultural di Tubuh Polri

by BATAM NOW
27/Okt/2022 18:54
Ketua IPW: Aparat Backing Perjudian, Perbuatan Pidana. Anak-anak Jadi Tameng di Balik Perjudian?

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. (F: poskota.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Bertubi-tubinya kasus yang mendera Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akhir-akhir ini, seolah membuka tabir wajah institusi negara tersebut yang sesungguhnya. Diduga kuat praktik-praktik itu sudah berlangsung lama. Sehingga, perlu dilakukan reformasi kultural, guna merombak perilaku negatif yang ada.

“Tidak bisa tidak, harus dilakukan pembenahan menyeluruh di tubuh Polri, utamanya reformasi kultural. Karena praktik-praktik tersebut sudah berlangsung lama,” kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, dalam keterangannya kepada BatamNow.com, Kamis (27/10/2022).

Menurutnya, reformasi kultural yang dimaksud dapat berupa tindakan untuk tidak melakukan arogansi, bertindak sewenang-wenang, menyakiti hati rakyat dan mempertontonkan kemewahan pada khalayak. “Reformasi kultural ini juga berguna untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Polri.

Dikatakannya, reformasi kultural tidak hanya kepada pejabat di Mabes Polri, tapi seluruh jajaran kepolisian. Karena di daerah pun cukup parah dan kuat dugaan banyak polisi bermain, entah itu membeking bisnis narkoba, perjudian, sampai tempat maksiat.

Dia menambahkan, secara kasat mata kita sudah bisa melihat sejumlah kasus yang saat ini mencuat. Ini membuat persepsi publik terhadap Polri kian memburuk. “Kepercayaan publik menipis terhadap polisi. Harus kerja keras mengembalikan kepercayaan masyarakat tersebut,” tukasnya.

Baca Juga:  Kemkes Temukan 50 Persen Pasien BA.4 dan BA.5 Sudah Booster

Sugeng menilai, arahan dari Presiden Joko Widodo sudah jelas dan tinggal didaratkan saja sampai ke bawah. Masalahnya sekarang, kata Sugeng, apakah Kapolri mampu melakukan reformasi kultural dan mendorong implementasi dari arahan Presiden kepada seluruh jajarannya? “Kalau perlu dibuatkan aturan khusus dan bila melanggar langsung dikenakan sanksi berat. Ini tidak main-main. Tidak bisa dibayangkan betapa sulitnya mengangkat citra Polri yang sudah di titik nadir ini,” pungkasnya. (RN)

Berita Sebelumnya

Dewan Pers: Tak Bisa Dibiarkan, Kekerasan Digital Terhadap Jurnalis dan Media adalah Pembungkaman

Berita Selanjutnya

Pemkab Bintan dan KONI Persiapkan Lokasi Pengambilan Api Obor Porprov Kepri 2022

Berita Selanjutnya
Pemkab Bintan dan KONI Persiapkan Lokasi Pengambilan Api Obor Porprov Kepri 2022

Pemkab Bintan dan KONI Persiapkan Lokasi Pengambilan Api Obor Porprov Kepri 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com