Iran Tahan ABK Indonesia Saat Berlayar dengan Kapal Tanker Korea Selatan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Iran Tahan ABK Indonesia Saat Berlayar dengan Kapal Tanker Korea Selatan

by BATAM NOW
05/Jan/2021 18:08
Iran Tahan ABK Indonesia Saat Berlayar dengan Kapal Tanker Korea Selatan

Iran menahan kapal minyak berbendera Korea Selatan. Karena dituduh melanggar UU Lingkungan Maritim. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Iran menahan kapal minyak berbendera Korea Selatan. Karena dituduh melanggar Undang-undang (UU) Lingkungan Maritim.

Dilansir Suara.com, Korea Selatan pun mengerahkan unit anti-pembajakan ke teluk setelah Iran menyita kapal. Seperti dikatakan Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

“Kementerian pertahanan segera mengerahkan unit Cheonghae ke perairan dekat Selat Hormuz, tak lama setelah menerima sebuah laporan mengenai situasi penyitaan kapal komersial kami oleh Iran,” kata kementerian dalam pernyataan.

Kementerian itu mengidentifikasi kapal sebagai “Hankuk Chemi”, yang mengangkut 7.200 ton “produk-produk kimia minyak.”

Awak yang ditangkap berasal dari Korea Selatan, Indonesia, Vietnam, dan Myanmar, kata Garda di situs Sepahnews, tanpa memerincinya.

Sebuah foto yang dirilis memperlihatkan tiga kapal speedboat dan sebuah kapal patroli yang mendekati kapal tanker.

Pernyataan Garda tidak merinci dimana kapal tanker disita atau dipindahkan.

Iran mulai memperkaya uranium sampai 20 persen di fasilitas bawah tanahnya dan menyita kapal tanker minyak berbendera Korea Selatan di semenanjung Hormuz yang strategis.

Insiden ini semakin meningkatkan ketegangan di Timur Tengah antara Iran dan negara-negara Barat.

Jaringan Penyiaran Iran, IRINN melaporkan penyitaan kapal tanker minyak berbendera Korea Selatan di perairan Teluk Persia dilakukan karena melanggar pedoman lingkungan.

Kapal tanker ini diarahkan ke salah satu pelabuhan Iran untuk selanjutnya diselidiki pelanggarannya. Kapal itu membawa 7.200 ton ethanol dari Arab Saudi menuju Korea Selatan.

Kantor berita Iran lainnya Fars dan Tasnim mengatakan Anak Buah Kapal (ABK) yang ditangkap di kapal tanker yang disita itu adalah warga negara yang berasal dari Korea, Indonesia, Myanmar dan Vietnam.

Rincian baru itu muncul setelah Teheran mengakui pihak berwenang menghentikan kapal MT Hankuk Chemi atas dugaan “pencemaran minyak” di Teluk Persia dan semenanjung itu.(*)

Berita Sebelumnya

Rudi Chua Anggota DPRD Provinsi Kepri: Human Error atau System Error Harus Diusut Tuntas

Berita Selanjutnya

PT Moya Berkilah? Membengkaknya Tagihan Air Karena Kebocoran Instalasi Dalam. Beberapa Anggota DPRD Kepri Angkat Bicara

Berita Selanjutnya
PT Moya Berkilah? Membengkaknya Tagihan Air Karena Kebocoran Instalasi Dalam. Beberapa Anggota DPRD Kepri Angkat Bicara

PT Moya Berkilah? Membengkaknya Tagihan Air Karena Kebocoran Instalasi Dalam. Beberapa Anggota DPRD Kepri Angkat Bicara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com