Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Kapolda Kepri yang Egaliter (Bagian 1) - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Kapolda Kepri yang Egaliter (Bagian 1)

08/Apr/2019 17:09
Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Kapolda Kepri yang Egaliter (Bagian 1)
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

Oleh: Muhammad Riza Pahlevi

:batamnow:-SATU ketika saya diajak teman sekantor bertemu Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto di kantornya. Ada kesan menarik yang akan saya ceritakan mengenai pribadi Kapolda yang humble ini.

Secara pribadi saya sudah beberapa kali bertamu ke Kapolda Kepri di kantornya, mulai era Irjen Pol Sam Budigusdian, kemudian Irjen Pol Didid Widjanardi. Namun kesan yang saya tangkap dari Kapolda baru ini benar benar berbeda.

Andap sangat egaliter. Benar-benar pas disebut sosok pengayom. Kesan saya saat bertemu dengannya di ruangannya, saya seolah bertamu dengan teman lama.

Begitu akrab dan tak terasa bahwa saya sedang berada di ruangan orang nomor satu di kepolisian daerah Kepulauan Riau.

Begitu bersahaja.

Biasanya sebelum masuk ke ruang Kapolda selalu di dahului dengan protokol yang tegang, misal petugasnya harus ketuk pintu tiga kali lalu teriak, “Izin Jendral!”

Demikian juga saat berfoto, sang fotografer sebelum menekan tombol harus berkata “izin jendral!” Sepuluh kali memotret, sepuluh kali juga kalimat “Izin Jendral!” disampaikan.

Tetapi dalam diri Jenderal bintang dua yang banyak meraih penghargaan seperti Bintang Bhayangkara dan penghargaan lainnya ini, pemandangan “tegang” itu tidak saya saksikan. Semua akrab, bagai keluarga, baik pada orang luar, apalagi pada anggota sendiri.

Namun jangan diartikan tidak tegas. Bagaimanapun jendral dengan banyak prestasi ini adalah pemimpin sebuah institusi keamanan di daerah. Bila ada anggotanya yang melanggar, langsung dihukum. Namun tidak dipermalukan di depan khalayak umum.

Yang menarik adalah, mantan Kapolda Maluku dan Kapolda Sulawesi Tenggara ini sangat paham strategi komunikasi dan informasi. Bahkan detil hingga ke produksinya (baca: sutradara).

Dia memahami ilmu desain mulai perwajahan hingga tata ruang. Pokoknya artistik.

Kepiawaiannya dalam mengelola strategi komunikasi ini, dibuktikan saat bertugas di Polda Sulawesi Tenggara. Saat itu Andap pernah meluncurkan aplikasi “Halu Haluo Polda Sultra.”

Aplikasi itu merupakan inovasi pelayanan berbasis teknologi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara terkait Kamtibmas.

Terobosan ini sukses besar sehingga Andap diganjar penghargaan dari media lokal sebagai tokoh inovatif dalam pelayanan publik.

Keahliannya mengelola komunikasi massa ini juga akan dibawa ke Polda Kepri. Target nya kali ini adalah memerangi hoax.

“Itu menjadi salah satu prioritas program kerja saya di Polda Kepri,” jelasnya kepada media beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diberitakan tribunnews.com, Kapolda Kepri yang cukup gaul ini membuat terobosan dalam mensosialisasikan anti-hoax dengan “mengumpulkan artis-artis” sebagai “tentara” untuk membantunya memerangi hoax.

Tidak kurang dari 60 artis kenamaan atau artis papan atas di tanah air menyatakan mendukung Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto untuk terus memerangi hoax.

Dukungan para artis itu disampaikan melalui video vlog yang langsung dikirim kepada Kapolda. Saya lihat, video ini dijadikan satu dan diputar terus di ruang kerjanya dalam bentuk tayangan khusus.

Bagi tamu yang menghadap dipastikan bisa menikmati tayangan tersebut.

Selain itu, Irjen Andap juga rajin men-share video-video itu kepada relasi maupun ke medsos, setiap hari.

Dalam daftar artis yang menguncapkan dukungan itu, mulai dari Iis Dahlia, Maya Estianti, Grup Slank, Trio Macan, hingga Katon Bagaskara.(bersambung…)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Kampanye 01 di Batam, Wow!

Berita Selanjutnya

Peningkatan Kapasitas Pelabuhan Batu Ampar Menelan Rp 1,2 Triliun

Berita Selanjutnya
Peningkatan Kapasitas Pelabuhan Batu Ampar Menelan Rp 1,2 Triliun

Peningkatan Kapasitas Pelabuhan Batu Ampar Menelan Rp 1,2 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com